Breaking News:

Berita Slawi

RSUD dr Soeselo Slawi Tegal Siap Tambah Ruang Isolasi Pasien Covid-19

Jumlah kasus Covid-19 yang meningkat tepatnya pasca mudik lebaran di Kabupaten Tegal, membuat ruang isolasi di RSUD dr Soeselo Slawi hampir

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muh radlis
TRIBUN PANTURA/DESTA LEILA KARTIKA
Ruang isolasi bagi pasien Covid-19 yang ada di RSUD dr Soeselo Slawi, Rabu (2/6/2021). Sejauh ini dari kapasitas 130 tempat tidur sudah terisi 77 tempat untuk pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan 20 tempat untuk pasien Suspec. 

Penulis: Desta Leila Kartika 

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI - Jumlah kasus Covid-19 yang meningkat tepatnya pasca mudik lebaran di Kabupaten Tegal, membuat ruang isolasi di RSUD dr Soeselo Slawi hampir penuh atau terisi sekitar 70 persen. 

Informasi tersebut disampaikan oleh Kasubag Humas RSUD dr Soeselo Slawi, Slamet Solehudin, saat ditemui Tribunjateng.com, Rabu (2/6/2021).

Ia menjelaskan, saat ini kapasitas tempat tidur di ruang isolasi bagi pasien Covid-19 di RSUD dr Soeselo Slawi sebanyak 130 tempat tidur.

Dari jumlah tersebut, sesuai data per hari Rabu (2/6/2021) terisi 77 tempat tidur oleh pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Sedangkan 20 tempat tidur terisi oleh pasien Suspec Covid-19.

Sementara untuk tempat tidur di ruang ICU Covid-19 ada 6 tempat tidur dan Rabu pagi ini terisi 5 orang. Sehingga masih ada sisa 1 tempat tidur yang kosong.

"Pasien Covid-19 yang dirawat di kami saat awal puasa hanya tersisa 5 orang, kemudian dua minggu setelahnya menjadi 10 orang, sedangkan pasca lebaran kenaikannya hampir 150 persen. Saat ini saja pasien konfirm masih dirawat ada 77 orang, kalau yang Suspec hari ini jumlahnya masih bisa berubah," jelas Slamet.

Sehingga untuk mengantisipasi jika kembali terjadi lonjakan pasien Covid-19, Slamet menyebut pihaknya sudah menyiapkan skenario yaitu penambahan ruangan (ruang isolasi).

Caranya?? Dengan menggeser pasien biasa umum ke ruangan lain. Nah ruangan ini nantinya disetting menjadi ruang isolasi pasien Covid-19.

"Contohnya ruangan Kemuning, ruang ini awalnya digunakan untuk perawatan pasien BPJS kelas 3 tepatnya pasien TBC begitu juga yang di ruang Palm. Semenjak Covid-19 ruangan ini menjadi ruang isolasi bagi pasien Covid-19," terangnya.

Selain ruang Kemuning dan Palm yang sudah disiapkan untuk ruang isolasi, lanjut Slamet, nantinya sudah disiapkan di ruang lain seperti di ruang anak yaitu anggrek 1 dan anggrek 2.

Sementara sejauh ini, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang tergolong masih anak-anak baru ada 1 pasien.

"Untuk pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari 77 orang ada 1 yang masih anak-anak dan 76 sisanya merupakan orang dewasa. Sedangkan pasien Suspec ada dua masih bayi dan 18 lainnya orang dewasa sehingga total 20 pasien," ungkapnya. (dta)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved