Breaking News:

Berita Pekalongan

Sekolah di Pekalongan Gelar PAT Tatap Muka, Begini Penerapan Prokes di SDN Podosugih 1

Sekolah di Pekalongan Gelar PAT Tatap Muka, Begini Penerapan Prokes di SDN Podosugih 1

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: yayan isro roziki
Tribunpantura.com/Indra Dwi Purnomo
Pelaksanaan penilaian akhir tahun (PAT) secara tatap muka di SDN 1 Podosugih Kota Pekalongan. 

Penulis : Indra Dwi Purnomo

TRIBUNPANTURA.COM, PEKALONGAN - Seluruh sekolah dasar (SD) di Kota Pekalongan, mulai hari ini Rabu (2/6/2021) melaksanakan penilaian akhir tahun (PAT) secara tatap muka.

Pelaksanaan PAT sebagai penilaian untuk kenaikan kelas itu, dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat. Karena dilangsungkan masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Seperti salah satunya di SD Negeri Podosugih 1 Kecamatan Pekalongan Barat Kota Pekalongan, Jawa Tengah dimana pelaksanaan PAT dibagi dua shift yakni shift pagi dan shift siang.

Hal tersebut diungkapkan, Kepala sekolah SD Negeri 1 Podosugih Agus Susilo.

"Betul mas, mulai hari ini hingga tanggal 9 Juni 2021 seluruh SD di Kota Pekalongan melaksanakan PAT tatap muka."

"Dalam pelaksanaan PAT tatap muka kami membagi dua shift. Shift pertama, mulai pukul 07.30 WIB sampai 09.45 WIB dan shift dua mulai pukul 10.15 WIB hingga pukul 12.15 WIB," ungkap Agus saat ditemui Tribunjateng.com, Rabu (2/6/2021).

Sebagai upaya menghindari kerumunan, pihaknya sudah menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat, di antaranya guru mengecek suhu tubuh murid sebelum masuk ke sekolah.

Lalu, memastikan anak mencuci tangan dan memakai masker, serta mengatur jarak anak agar tidak berkerumun.

"Untuk mensterilisasikan ruangan, kami melakukan penyemprotan disinnfektan minimal dua kali sehari yakni sesudah pelaksanaan shift pertama dan sesudah shift kedua selama PAT berlangsung," imbuhnya.

Menurut Agus, pelaksanaan PAT tersebut juga tidak semuanya tatap muka, melainkan juga ada yang dilakukan di rumah bagi siswa yang orangtuanya belum mengizinkan.

"Total murid dari kelas 1 hingga kelas 5 ada 164 siswa, hari ini ada 7 siswa dari kelas 2 dan 3 yang menghendaki melakukan PAT di rumah."

"Siswa yang meminta PAT di rumah kita layani sesuai dengan arahan kepala dinas pendidikan Kota Pekalongan," ujarnya.

Pihaknya menambahkan, semua siswa juga diimbau untuk membawa bekal makanan sendiri, hal ini dikarenakan untuk menghindari penyebaran virus corona.

"Kantin sekolah tidak di buka dan kami mengimbau kepada orangtua untuk membawakan bekal makanan untuk anaknya," tambahnya. (Dro)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved