Breaking News:

Penanganan Corona

Positif Covid-19, Guru SMAN 4 Pekalongan Tak Mau Isolasi, Wali Kota Aaf: Ada Saran Diborgol Saja

Positif Covid-19, Guru SMAN 4 Pekalongan Tak Mau Isolasi, Wali Kota Aaf: Ada Saran Diborgol Saja

Tribunpantura.com/Indra Dwi Purnomo
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid(Aaf). 

Penulis : Indra Dwi Purnomo

TRIBUNPANTURA.COM, PEKALONGAN - Seorang guru SMAN 4 Pekalongan yang dinyatakan positif Covid-19 tak mau melakukan isolasi mandiri.

Bahkan, guru tersebut masih beraktivitas keluar rumah dan keluyuran ke berbagai tempat.

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid menyayangkan sikap guru tersebut,

Ia mengakui, ada saran agar pasien Covid-19 yang menolak diisolasi diborgol saja, agar tidak keluyuran dan berpotensi menyebarkan virus tersebut.

"Ada laporan mengenai guru di SMAN 4 yang sudah positif, tapi tidak mau isolasi mandiri dan masih melakukan aktivitas di luar rumah. Ini kami peringatkan keras."

"Bahkan, tadi Pak Kapolres menyampaikan kepada saya, kalau ada yang membandel diborgol saja biar tidak keluar rumah," kata Aaf panggilan akrabnya Wali Kota Pekalongan kepada Tribunpantura.com, Kamis (3/6/2021).

Pihaknya mengungkapkan, peristiwa ini sebagai pelajaran berarti bagi tim satgas Covid-19 Kota Pekalongan agar lebih tegas lagi.

Kemudian, saat disinggung apakah ada sanksi jika ada warga yang positif dan tetap membandel, Aaf menjelaskan sebenarnya di undang-undang sudah dijelaskan terkait hal tersebut, tapi kalau masih kondusif serta persuasif dan warga yang terpapar Covid-19 mengakui kesalahan dan tidak mengulangi lagi masih ditoleransi.

"Cuman, kalau mengulang dua kali kita sudah berkordinasi dengan kepolisian, nanti kepolisian akan menindak tegas."

"Seperti, Pak Kapolres sampaikan kepada saya, kalau ada yang membandel diborgol saja biar tidak keluar rumah," ungkapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved