Breaking News:

Kriminal dan Hukum

Sidang Pencemaran Nama Baik Dandim Tegal Memanas, Kuasa Hukum Ketua GNPK-RI Walk Out

Sidang Pencemaran Nama Baik Dandim Tegal Memanas, Kuasa Hukum Ketua GNKP-RI Walk Out

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: yayan isro roziki
Tribunpantura.com/Fajar Bahruddin Achmad
Para penasihat hukum terdakwa Ketua GNPK- RI Basri Budi Utomo, keluar atau walk out di tengah persidangan di Pengadilan Negeri Kelas I A Tegal, Kamis (3/6/2021). 

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad 

TRIBUNPANTURA.COM, TEGAL - Sidang lanjutan kasus pencemaran nama baik Komandan Kodim (Dandim) 0712/Tegal dengan terdakwa Ketua Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK-RI), Basri Budi Utomo, hari ini memanas, di Pengadilan Negeri Kelas I A Tegal, Kamis (3/6/2021). 

Penasihat hukum terdakwa memilih walk out (WO) di tengah persidangan. 

Padahal agenda persidangan tersebut cukup penting bagi terdakwa, yakni pembacaan eksepsi atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU). 

Mereka keluar dari persidangan karena majelis hakim menolak permohonan agar terdakwa dihadirkan secara tatap muka dalam pembacaan eksepsi. 

Terdakwa sendiri, Basri, mengikuti persidangan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Tegal. 

Dalam persidangan tersebut, perdebatan antara penasihat hukum dan majelis hakim pun sempat terjadi. 

Ketua tim penasihat hukum terdakwa, Hono Sejati mengatakan, yang dicari dalam persidangan tersebut adalah kebenaran materil. 

Hal itu tidak akan terpenuhi dan terjadi jika dilaksanakan dalam persidangan online. 

"Bahkan tadi di LP (red, lembaga pemasyarakatan) saja, tidak terdengar suaranya," katanya seusai walk out dari persidangan. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved