Breaking News:

Berita Batang

Cegah Penyebaran Covid-19 saat PTM, Bupati Batang Wihaji Minta Pelajar Bawa Bekal dari Rumah

Pemerintah Kabupaten Batang telah memperbolehkan sekolah untuk menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan ketentuan menerapkan protokol kesehatan

Penulis: dina indriani | Editor: muh radlis
TRIBUN PANTURA/DINA INDRIANI
Bupati Batang Wihaji 

Penulis : Dina Indriani

TRIBUNPANTURA.COM, BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang telah memperbolehkan sekolah untuk menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan ketentuan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Hal itu untuk mencegah adanya klaster sekolah, sehingga semua yang terlibat harus benar-benar menaati prokes.

Selain menerapkan 3M (mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker), pelajar juga diminta untuk membawa bekal sendiri dari rumah.

"Itu semata-mata demi menjaga higienitas dan kesehatan, siswa juga tidak boleh keluar dari sekolah dan pedagang pun tidak boleh ada di lingkungan sekolah," tutur Bupati Batang Wihaji, Jumat (4/6/2021).

Wihaji menjelaskan hal itu bukan berarti Pemkab Batang melarang pedagang menggelar dagangannya.

"Dari sekolahan memang juga sudah meminta agar anak didiknya membawa makanan dari rumah dan jam istirahatnya hanya sekali," ujarnya.

Bupati Wihaji juga menegaskan bahwa jika ada sekolah yang tidak taat prokes maka pihaknya tidak segan-segan menutup kembali PTM.

"Pokoknya prokes di sekolah harus taat dan kuat, kalau tidak ya saya tutup lagi, ada tim satgas sekolah yang memantau," imbuhnya.

Selain itu, jika ada kegiatan di kawasan publik, tapi tidak sesuai dengan Prokes pihaknya juga akan membubarkan.

“Apalagi Pemkab Batang juga sudah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), pasti dilaksanakan dengan benar,” pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved