Breaking News:

Berita Slawi

Unicef Akan Bantu Penanggulangan Stunting di Kabupaten Tegal

Penanganan penderita stunting (tengkes) atau tumbuh kerdil pada anak akibat malnutrisi sangatlah diperlukan.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muh radlis
IST
Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono, saat menyambut tim United Nations Children’s Fund (Unicef) Field Office Java, di Gedung Dadali, Kantor Pemkab Tegal, Jumat (4/6/2021) lalu. 

Penulis: Desta Leila Kartika 

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI – Penanganan penderita stunting (tengkes) atau tumbuh kerdil pada anak akibat malnutrisi sangatlah diperlukan.

Bahkan Indonesia menargetkan menurunkan prevalensi anak balita tengkes dari 27,6 persen pada 2019 menjadi 14 persen pada 2024. 

Hal ini terungkap saat Nutrition Officer United Nations Children’s Fund (Unicef) Field Office Java Karina Widowati, menyampaikan paparannya di Gedung Dadali, Kantor Pemkab Tegal, Jumat (4/6/2021) lalu. 

Terhambatnya pertumbuhan anak akibat Tengkes akan berdampak pada tingkat kecerdasan, kesehatan, hingga produktivitas bangsa. 

Pendeknya tinggi badan dibandingkan standar umurnya menunjukkan otak dan sel tubuh yang tidak berkembang optimal. 

Persoalan cenderung sulit diperbaiki saat anak sudah menginjak usia dua tahun atau lebih.

Menurut Karina, kondisi tengkes dapat disebabkan oleh banyak faktor, seperti ekonomi keluarga, penyakit atau infeksi, hingga lingkungan.

“Penanggulangan stunting menjadi fokus pemerintah dalam upayanya membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Berbagai cara terus dilakukan agar anak Indonesia tidak terganggu proses tumbuh kembangnya,” kata Karina, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Minggu (6/6/2021). 

Berkenaan dengan itu, strategi penanganan nasional yang serius perlu dilakukan, yaitu melalui intervensi gizi spesifik seperti pemberian tablet tambah darah (TTD) untuk remaja putri, suplementasi TTD untuk ibu hamil, dan pemberian makanan tambahan (PMT) untuk ibu hamil kekurangan energi kronis. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved