Breaking News:

Berita Pekalongan

Kisah Calon Jamaah Haji Asal Kota Pekalongan, Dua Kali Batal Berangkat

Pemerintah kembali menunda keberangkatan haji 1442 H/2021 masehi dengan pertimbangan pandemi Covid-19.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: muh radlis
TRIBUN PANTURA/INDRA DWI PURNOMO
Waljuki (62) bersama istrinya Soleha (60) warga RT 5 RW 9 perumahan nelayan, Pantai Sari, Kelurahan Panjang Baru, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Jawa Tengah hanya bisa pasrah mendengar kabar pembatalan ibadah haji. 

Penulis : Indra Dwi Purnomo

TRIBUNPANTURA.COM, PEKALONGAN - Pemerintah kembali menunda keberangkatan haji 1442 H/2021 masehi dengan pertimbangan pandemi Covid-19.

Penundaan ibadah haji itu merupakan kali kedua, setelah sebelumnya terjadi pada 2020 lalu.

Salah satunya, Waljuki (62) warga RT 5 RW 9 perumahan nelayan, Pantai Sari, Kelurahan Panjang Baru, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Jawa Tengah hanya bisa pasrah mendengar kabar pembatalan ibadah haji.

"Mendengar adanya pemberitaan haji dibatalkan kedua kalinya, saya merasa kecewa. Tapi, gimana lagi ditunda ini bukan kita saja, tapi seluruh Indonesia bahkan dunia," kata Waljuki saat ditemui Tribunjateng.com, Selasa (8/6/2021) sore.

Waljuki yang kesehariannya bekerja sebagai tukang kayu, rencananya akan berangkat bersama istrinya.

Namun, karena masih adanya pandemi Covid-19 ia bersama istrinya harus bersabar menunggu sampai waktu yang ditetapkan oleh pemerintah.

"Saya mendaftar hai itu tahun 2011, rencananya berangkat sama istri."

"Persiapan keberangkatan sudah dilakukan, seperti membeli oleh-oleh di antaranya sajadah dan mangkok," ucapnya.

Meski telah mentransfer uang, ia tidak berniat untuk menariknya kembali.

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved