Breaking News:

Berita Pekalongan

Kisah Calon Jamaah Haji Asal Kota Pekalongan, Dua Kali Batal Berangkat

Pemerintah kembali menunda keberangkatan haji 1442 H/2021 masehi dengan pertimbangan pandemi Covid-19.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: muh radlis
TRIBUN PANTURA/INDRA DWI PURNOMO
Waljuki (62) bersama istrinya Soleha (60) warga RT 5 RW 9 perumahan nelayan, Pantai Sari, Kelurahan Panjang Baru, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Jawa Tengah hanya bisa pasrah mendengar kabar pembatalan ibadah haji. 

Sebab, ia bersama istrinya telah bersepakat untuk tetap melaksanakan ibadah haji sampai waktu yang ditentukan.

"Saya bersama istri terus berdoa agar keinginannya datang ke Mekkah dapat terwujud," imbuhnya.

Saat disinggung mengenai kapan melakukan manasik, ia mengungkapkan terakhir manasik tahun 2020.

Perlengkapan haji sudah diterima di antaranya pakaian iqrom haji, tas, serta buku panduan haji dan umroh.

"Lalu kain batik yang menandakan ciri khas calon jamaah Kota Pekalongan juga sudah diterima. Lalu, kalau paspor sudah buat di Pemalang, tinggal menunggu jadinya," ucapnya.

Ia berharap semoga pandemi Covid-19 segera berakhir dan tahun depan pemerintah memberangkatkan calon jemaah haji, termasuk dirinya. (Dro)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved