Penanganan Corona

Jepara Berstatus Zona Merah, Forkopimda Sepakat Larang Pentas Hiburan, Bupati Andi: Iya Betul

Jepara Berstatus Zona Merah, Forkopimda Sepakat Larang Pentas Hiburan, Bupati Andi: Iya Betul

Tribunpantura.com/Yunan Setiawan
Bupati Jepara, Dian Kristiandi, saat ditemui Tribunpantura.com di Kantor Kecamatan Tahunan, Rabu, (9/6/2021). 

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan

TRIBUNPANTURA.COM, JEPARA - Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Jepara pascalebaran meningkat pesat.

Bahkan saat ini Kota Ukir itu berstatus zona merah.

Untuk menyemalatkan warga agar tidak terpapar corona, Pemerinah Kabupaten Jepara melarang pentas hiburan.

Larangan itu sendiri tertuang dalam Kesepakatan Bersama tentang Larangan Pentas Hiburan Saat Kabupaten Jepara Berstatus Merah Pandemi Covid-19.

Ada dua poin kesepakatan tersebut.

1. Memerintahkan Camat dan Forkopincam agar menegakkan protokol kesehatan di wilayah masing-masing.

2. Memerintahkan kepada petinggi petinggi atau lurah agar melarang warga masyarakar menyelenggarakan kegiatan hiburan.

Baik hiburan dalam acara hajatan maupin hiburan acara lainnya pada Juni 2021.  

Kesepakatan itu ditandatangai Dandim Jepara Letkol Arh Yudi Tri Herlambang, Kapolres Jepara AKBP Aris Tri Yunarko, Kepala Kantor Kemenag Jepara Muh Habib, Kajari Jepara  Ayu Agung, Ketua DPRD Jepara Haizul Maarif, dan Bupati Jepada Dian Kristiandi.

Dikonfirmasi Tribunpantura.com, Bupati Jepara Dian Kristiandi membenarkan informasi pelarangan pentas hiburan di Kabupaten Jepara.

"Iya (benar pentas hiburan dilarang)," katanya, Sabtu, (12/6/2021).

Menurutnya, pelarangan ini mencegahnya bertambahnya jumlah kasus Covid-19 di Jepara.

Dia juga menambahkan akan memperpanjan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"PPKM setelah 14 Juni 2021 akan diperpanjang sampai 28 Juni 2021," tandasnya. (yun)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved