Breaking News:

Berita Tegal

Pengacara Terdakwa Pencemar Nama Kodim Tegal Sebut Dakwaan Jaksa Berlebihan dan Bertele-tele

Pengacara pencemar nama baik Komandan Kodim (Dandim) 0712/Tegal, terdakwa Ketua GNPK-RI Basri Budi Utomo, akhirnya membacakan eksepsi di

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: muh radlis
TRIBUN PANTURA/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Sidang kasus pencemaran nama baik Komandan Kodim (Dandim) 0712/Tegal dengan terdakwa Ketua GNPK-RI Basri Budi Utomo, di Pengadilan Negeri Kelas I A Tegal, Senin (14/6/2021). 

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad 

TRIBUNPANTURA.COM, TEGAL - Pengacara pencemar nama baik Komandan Kodim (Dandim) 0712/Tegal, terdakwa Ketua GNPK-RI Basri Budi Utomo, akhirnya membacakan eksepsi di Pengadilan Negeri Kelas I A Tegal, Senin (14/6/2021). 

Eksepsi tersebut sempat gagal dibacakan karena aksi walk out (WO) pengacara terdakwa pada 12 hari yang lalu, tepatnya Kamis (3/6/2021). 

Pengacara terdakwa kemudian memohon kepada majelis hakim untuk diberi waktu membacakan eksepsi. 

Permohonan mereka pun disetujui oleh majelis hakim. 

Pengacaara terdakwa, Hono Sejati menyampaikan, pihaknya keberatan atas pasal berlapis yang didakwakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Ia mengatakan dakwaan tersebut belum memenuhi persyaratan formil maupun materil. 

Ia bahkan menilai, dakwaan tersebut terlalu berlebihan dan bertele-tele. 

"Berlebihan karena dalam dakwaan itu diulang-ulang terus. Dan juga itu menjadi kabur. 

Maka perlunya eksepsi untuk membantah, untuk mematahkan dakwaan JPU yang bertele-tele, berlama-lama, dan diulang-ulang," katanya kepada tribunjateng.com seusai sidang. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved