Breaking News:

Berita Batang

Varian Delta Ditemukan di Kudus, Dinkes Batang Wanti-wanti ke Masyarakat: Jangan Kendor!

Varian Delta Ditemukan di Kudus, Dinkes Batang Wanti-wanti ke Masyarakat: Jangan Kendor!

Penulis: dina indriani | Editor: yayan isro roziki
Tribunpantura.com/Dina Indriani
Bupati Batang Wihaji saat memberikah arahan kepada siswa untuk taat prokes. 

Penulis : Dina Indriani

TRIBUNPANTURA.COM, BATANG - Varian Delta atau juga disebut Covid-19 varian India, ditemukan di Kudus, Jawa Tengah.

Varian baru asal India (B1617) yang disebut WHO sebagai varian Delta tersebut termasuk 'ganas' dan jadi pemicu ledakan kasus Covid-19 di India.

Meski varian baru tersebut belum ditemukan di Kabupaten Batang, Dinas Kesehatan (Dinkes) mengimbau masyarakat tidak kendor dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Saat ini varian delta belum ditemukan di Batang, meski begitu karena sudah ditemukan di Kudus, maka masyarakat tentu harus lebih berhati-hati dan tetap patuh disiplin dalam melaksanakan prokes," tutur Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Batang, Yuli Suryandaru, Selasa (15/6/2021).

Menurutnya, varian delta ini lebih mudah menular sehingga patut untuk diwaspadai agar tidak ada lonjakan kasus.

"Untuk varian ini penularannya lebih mudah jadi itu yang membuat lonjakannya cepat," ujarnya.

Hingga hari ini sudah ada 4.350 kasus Covid-19 di Batang yang sudah terkonfirmasi. 

Dimana 47 orang diantaranya dirawat di rumah sakit, 97 orang melaksanakan isolasi mandiri, dan 1 orang dirujuk. 

Dari jumlah tersebut juga 3.976 orang dinyatakan sembuh dan 229 orang lainnya dinyatakan meninggal dunia

Pihaknya berharap pemerintah desa atau kelompok masyarakat untuk memasang spanduk edukasi Prokes untuk mengingatkan masyarakat. 

"Serta diharapkan masyarakat untuk disiplin melaksanakan, khususnya kelompok yang telah menjadi sasaran Vaksinasi," pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved