Breaking News:

Berita Slawi

Kunjungan ke Tegal, Kapolda Jateng Imbau Warga Rapatkan Barisan untuk Penanganan Covid-19

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Luthfi, melakukan kunjungan ke wilayah Kabupaten Tegal. Pada kesempatan ini sekaligus memantau vaksinasi massal

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muh radlis
TRIBUN PANTURA/DESTA LEILA KARTIKA
Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Luthfi, melakukan kunjungan ke Kabupaten Tegal. Pada kesempatan ini sekaligus memantau vaksinasi massal dalam rangkaian gerakan Kabupaten Tegal Bangkit Melawan Covid-19 "Aja Wedi Divaksin, Vaksin Sehat, Aman, dan Halal." Berlokasi di Gedung Amangkurat Pemkab Tegal, Rabu (16/6/2021). 

Penulis: Desta Leila Kartika

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI - Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Luthfi, melakukan kunjungan ke wilayah Kabupaten Tegal.

Pada kesempatan ini sekaligus memantau vaksinasi massal dalam rangkaian gerakan Kabupaten Tegal Bangkit Melawan Covid-19 "Aja Wedi Divaksin, Vaksin Sehat, Aman, dan Halal."

Berlokasi di Gedung Amangkurat Pemkab Tegal, Rabu (16/6/2021).

Tidak hanya memantau berlangsungnya vaksinasi massal, Kapolda Jateng juga melakukan monitoring gerakan Kabupaten Tegal Bangkit Melawan Covid-19, dilanjutkan pengarahan kepada Forkopimda dan Forkopimcam yang masuk zona merah penyebaran Covid-19.

Saat sesi wawancara dengan rekan media, Kapolda Jateng menuturkan kasus aktif di Kabupaten Tegal sekitar 400-500 kasus. 

Sehingga hal tersebut merupakan peringatan bagi semuanya untuk merapatkan barisan memberikan jaminan penanganan Covid-19 pada masyarakat. 

"Pada kesempatan ini saya juga ingin mengimbau kepada tokoh masyarakat untuk benar-benar menyuarakan bahwa Covid-19 itu memang ada dan nyata terutama di Kabupaten Tegal. Tak lupa saya berpesan kepada rekan media untuk selalu memberikan informasi mengenai 3T (testing, tracing, treatment) dan 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumuman, dan mengurangi mobilitas)  sehingga masyarakat terbiasa nantinya," ungkap Irjen Ahmad Luthfi, pada Tribunjateng.com.

Kapolda menegaskan, seluruh unsur TNI/Polri semuanya digerakkan untuk menangani kasus Covid-19.

Anggota baik dari Komando Daerah Militer (Kodam) lV Diponegoro, Polda Jateng dalam ikatan regu atau pleton, Brimob, Batalyon, semuanya diturunkan di Desa-desa atau wilayah yang masuk kategori zona merah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved