Breaking News:

Kriminal dan Hukum

Megawati Prabowo, Advokat Cantik yang Tak Pernah Tinggalkan Dunia Akademik

Megawati Prabowo, Advokat Cantik yang Tak Pernah Tinggalkan Dunia Akademik, Meski Sukses sebagai Pengacara/Lawyer

Penulis: m zaenal arifin | Editor: yayan isro roziki
Dok Pribadi
Advokat cantik, Megawati Prabowo, yang tak pernah meninggalkan dunia akademik meski telah sukses sebagai pengacara. 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Perjalanan karir Megawati Prabowo dimulai ketika menjuarai Kontes Kecantikan Miss Celebrity Indonesia di tahun 2014.

Kandidat doktor ini banyak bergelut di dunia entertainment seperti shooting sinetron, iklan dan lainnya.

Wanita kelahiran 23 Sept 1994 dan berparas cantik ini juga mengikuti sekolah kepribadian di John Robert Powers Jakarta untuk menunjang karir, komunikasi serta pengalaman guna menunjang cita-cita ke jenjang yang lebih tinggi.

Selain bergelut di dunia entertainment anak kedua pasangan dari Alfiah Purnomowati dan Wibowo Leksono ini tidak pernah meninggalkan dunia akademis.

Dimulai dari kuliah Fakultas Hukum di Universitas Pancasila Jakarta, Magister Kenotariatan di Undip dengan predikat lulusan terbaik atau Cumlaude dengan IPK 3,86.

Sekarang ia melanjutkan ke jenjang pendidikan tertinggi yaitu S3 di Unissula Semarang.

Mega menjadi kandidat doktor Ilmu Hukum karena baru selesai menyelelesaikan ujian proposal disertasinya dengan Indeks Presentasi Kumulatif 3,76.

"Saya ingin membuktikan bahwa saya yang dilahirkan dari dunia entertainment pada akhirnya saya banyak berkontribusi di dunia pendidikan," kata Mega, sapaannya, Senin (5/7/2021).

Di sela-sela kesibukannya sebagai seorang pengacara, Mega juga tercatat aktif mengajar sebagai dosen tetap di Undaris sebagai dosen Hukum mata kuliah Hukum Pidana dan Hukum Sengketa Ketenagakerjaan.

Bahkan dosen muda yang baru menginjak 26 tahun ini mengajar mahasiswa yang umurnya jauh lebih tua darinya.

"Mahasiswa yang saya ajar banyak yang umurnya lebih tua dari saya, karena sebagian besar sudah bekerja."

"Yang penting saya profesional mengabdi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa."

"Bahkan dari awal perkuliahan absen mahasiswa di mata kuliah saya tidak pernah ada yang bolos via daring (online) ataupun tatap muka)," tegasnya.

Menurut Mega, sebagai dosen dan pengacara, sama-sama saling mendukung asalkan bisa membagi waktu.

Selain sibuk beracara di Pengadilan, Mega juga aktif berorganisasi di DPC Peradi Semarang.

Sebagai pengacara, Mega sudah banyak menangani kasus, seperti kasus korupsi, kasus perdata, pidana dan 1 tahun ini sedang banyak menangani kasus Kepailitan dan PKPU.

"Saya dari awal dilantik menjadi advokat, sudah banyak menangani berbagai macam kasus."

"Jadi saya tidak kaget apabila ada klien yang konsultasi dengan berbagai macam masalah karena sudah pernah saya tangani dan saya tahu strateginya," tegasnya. (Nal)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved