Breaking News:

Berita Nasional

Macet Parah, Pengendara Cekcok dengan Petugas, Kacaunya Pelaksanaan PPKM Darurat di Jakarta

Macet Parah, Pengendara Cekcok dengan Petugas, Kacaunya Pelaksanaan PPKM Darurat di Jakarta

Editor: yayan isro roziki
Tribunnews.com
Jalan Salemba Raya Jakarta Pusat macet total pada hari ketiga penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Senin, (5/7/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, JAKARTA - Kemacetan parah terjadi di pintu-pintu gerbang tol arah masuk Jakarta.

Kemacetan juga terjadi di jalan sekitar tol. Suara bising klakson dari pengendara terus bersahut-sahutan.

Tak hanya itu, sejumlah pengendara terlibat cekcok dengan petugas gabungan.

Kemacetan parah ini menjadi penanda kacaunya Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat di DKI Jakarta.

PPKM Darurat tidak berjalan optimal di kawasan Jakarta. Selama PPKM darurat mulai 3-20 Juli, masyarakat diminta untuk mengurangi mobilitas dan berdiam diri di rumah saja.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengurangi mobilitas adalah menyekat akses keluar-masuk Jakarta.

Pekerja sektor non-esensial juga diminta 100 persen work from home (WFH).

Bagi para pekerja sektor esensial, kritikal, dan individu yang memiliki keperluan mendesak, mereka harus memiliki surat tanda registrasi pekerja (STRP) apabila ingin masuk kawasan Jakarta.

Faktanya, PPKM darurat dan pemberlakuan STRP menimbulkan sejumlah kekacauan, terutama di pos-pos penyekatan di perbatasan Jakarta dan kota-kota penyangga.

Pasalnya, ada 5 gerbang tol yang harus ditutup demi mengurangi mobilitas masyarakat.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved