Breaking News:

Berita Slawi

Ini Syarat Pelaku Perjalanan yang Ingin Melintas di Kabupaten Tegal Selama PPKM Darurat

Ini Syarat Pelaku Perjalanan yang Ingin Melintas di Kabupaten Tegal Selama PPKM Darurat

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: yayan isro roziki
Tribunpantura.com/Desta Leila Kartika
Kasatlantas Polres Tegal AKP Dwi Himawan Chandra, sedang melakukan pengecekan kelengkapan dokumen kendaraan dan sopir yang akan melintas ke wilayah Slawi dan sekitarnya via Exit Tol Adiwerna, Rabu (7/7/2021). 

Simak berikut syarat bagi pelaku perjalanan yang hendak melintas di wilayah Kabupaten Tegal.

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI - Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, tim gabungan Polres Tegal dan Satpol PP menutup setidaknya delapan akses jalan yang menjadi titik keramaian, satu di antaranya Gate Tol Adiwerna.

Tidak hanya menutup akses jalan, tapi juga melaksanakan pengecekan secara selektif kepada pengendara yang akan melintas, apakah membawa persyaratan pelaku perjalanan atau tidak.

Kasatlantas Polres Tegal AKP Dwi Himawan Chandra mengungkapkan, pengecekan di gate Tol Adiwerna dilakukan secara selektif terutama pada sektor essential dan kritikal.

Bagi kendaraan yang menuju arah Tegal selain kendaraan dengan identitas lokal (Tegal) maka akan dicek persyaratan perlengkapan, seperti surat sehat, surat tugas melaksanakan kegiatan di Slawi.

Termasuk kendaraan angkut barang jika tidak dilengkapi dengan surat jalan atau bongkar muat di Tegal maka dianjurkan untuk putar balik.

"Beberapa kendaraan yang tidak perlu menunjukan persyaratan dan kami berikan akses yaitu ambulance, medis, maupun kendaraan tertentu yang masuk sektor kritikal (energi, keamanan, logistik, industri makanan, minuman, penanganan bencana, dan lain-lain)," tutur AKP Himawan, pada Tribunpantura.com, Rabu (7/7/2021).

Sedangkan dari hasil pengecekan kendaraan di Gate Tol Adiwerna ada beberapa kendaraan yang diminta untuk putar balik oleh petugas.

Mereka yang diminta putar balik yaitu kendaraan pribadi yang berasal dari luar  Tegal tapi tidak dilengkapi dengan identitas lokal atau warga lokal.

Kendaraan lain yang dilarang melintas dan diminta putar balik yaitu yang tidak memiliki atau menyertakan surat pelaksanaan tugas di wilayah Tegal.

Maka secara tegas mereka yang tidak bisa memenuhi kriteria diarahkan untuk putar balik.

"Untuk yang di gate tol ini jika warga lokal yang ingin melintas maka harus menunjukan kartu vaksin dan KTP, kalau bukan penduduk lokal maka kami meminta surat keterangan tugas."

"Sedangkan untuk kendaraan yang mengantarkan logistik dan transportasi barang lainnya kami tetap minta surat jalan atau keterangan order di wilayah Tegal nya misal membawa kami berikan akses jalan," terangnya.

Adapun untuk pemberlakuan penutupan jalan dan pengecekan di gate Tol Adiwerna berlangsung sejak tanggal 3 - 20 Juli 2021.

"Jelang Iduladha, untuk kendaraan yang membawa hewan kurban boleh melintas namun harus memenuhi beberapa persyaratan yaitu surat jalan, surat keterangan hewan sehat dari dinas terkait, selain itu aktivitas atau bongkar muatnya memang di wilayah kami," paparnya.

Berikut syarat pelaku perjanalan domestik (Jawa-Bali) selama PPKM Darurat berlangsung tanggal 3-20 Juli 2021:

  • Transportasi umum (konvensional dan online) dan kendaraan sewa atau rental kapasitas 70 persen.
  • Menunjukkan kartu vaksin (minimal vaksinasi dosis pertama)
  • Menunjukan PCR H-2 untuk pesawat serta Antigen (H-1) untuk transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bus, kereta api, dan kapal laut.
  • Untuk sopir kendaraan logistik dan transportasi barang lainnya dikecualikan dari ketentuan memiliki kartu vaksin. (dta)
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved