Breaking News:

Berita Slawi

Balita di Kabupaten Tegal Derita Tumor Mata, Butuh Bantuan untuk Kehidupan Sehari-hari

Diusia nya yang baru masuk 2,5 tahun, Naisyila Putri, harus berjuang melawan sakit yang ia derita yaitu tumor ganas di mata bagian sebelah kanan. 

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muh radlis
TRIBUN PANTURA/DESTA LEILA KARTIKA
Naisyila Putri, balita usia 2,5 tahun yang menderita tumor ganas di bagian mata sebelah kanan dan saat ini menjalar ke bagian mata sebelah kiri. Tinggal dengan sang ibu yang bernama Ruminah, kedua kaka nya, dan sang nenek di rumah yang sangat sederhana beralamat di Desa Kupu, RT 03 RW 03, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, berharap ada bantuan untuk kebutuhan sehari-hari, Minggu (11/7/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI - Diusia nya yang baru masuk 2,5 tahun, Naisyila Putri, harus berjuang melawan sakit yang ia derita yaitu tumor ganas di mata bagian sebelah kanan. 

Kondisi yang semakin memperihatinkan karena benjolan yang semakin besar sampai membuat bola matanya keluar, pihak keluarga sangat membutuhkan bantuan terutama untuk kebutuhan makan sehari-hari dan ongkos untuk berobat. 

Ditemui di kediamannya yang beralamat di Desa Kupu, RT 03 RW 03, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Naisyila sedang tidur siang bersama sang ibu yang bernama Ruminah (36). 

Sambil menemani Naisyila yang sedang tidur, Ruminah bercerita mengenai sakit yang diderita oleh anak bungsu nya tersebut. 

Dikatakan, gejala pada mata Naisyila sudah terlihat sejak ia berusia 1,5 tahun atau sekitar tahun 2019 lalu. Awalnya dibagian pupil mata berubah menjadi warna putih seperti mata kucing. 

Lalu lama kelamaan membengkak, berair, dan biasanya diberikan obat salep bisa kempes dan sembuh. Namun semakin kesini malah semakin besar, memerah, dan sampai kondisi yang sekarang ini. 

"Kalau kata dokter yang di RSUP Dr Kariadi anak saya kena tumor dan kondisinya sudah menyebar ke mata yang satu nya atau yang sebelah kiri. Sehingga baru satu kali kemarin menjalani kemo untuk membunuh sel-sel supaya tidak menyebar kemana-mana dan minimal bisa membuat bagian yang bengkak kempes. Sedangkan untuk kemo yang kedua baru tanggal 27 Juli nanti," ungkap Ruminah, pada Tribunjateng.com, Minggu (11/7/2021). 

Ruminah mengaku, biaya pengobatan di RSUP Dr Kariadi Semarang ia peroleh dari bantuan pihak PT Sosro. Mengingat sampai saat ini ia masih mengurus BPJS Kesehatan untuk pengobatan sang anak. 

Namun dari PT Sosro membantu dalam hal pengobatan atau kemo nya saja, untuk kebutuhan sehari-hari, uang transport ke Semarang, dan lain-lain tidak termasuk. 

Sehingga Ruminah sangat membutuhkan bantuan terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved