Breaking News:

Berita Pendidikan

Ini Kata Jalu, Siswa SMP di Batang saat Mengikuti MPLS: Semangat Bangun Pagi, Kenalan Teman Baru

Ini Kata Jalu, Siswa SMP di Batang saat Mengikuti MPLS: Semangat Bangun Pagi, Kenalan Teman Baru

Penulis: dina indriani | Editor: yayan isro roziki
Tribunpantura.com/Dina Indriani
Siswa SMPN 4 Batang, Lintang Jalu Kristano antusias saat mengikuti MPLS, Selasa (13/7/2021) 

TRIBUNPANTURA.COM, BATANG - Alarm berbunyi, jarum jam menunjukkan pukul 6 pagi. Jalu pun segera bangun.

Sudah dua hari ini, remaja bernama lengkap Lintang Jalu Kristano semangat bangun pagi.

Dia pun bergegas mandi, tak lupa juga menyiapkan seragam yang hendak dipakai.

Ya, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sangat disambut baik oleh siswa yang baru saja duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) itu

Lewat zoom, ia menampakkan diri berseragam lengkap bersiap berkenalan dengan guru dan teman-teman lainnya.

Jalu sapaan akrabnya, menjadi siswa baru di SMP Negeri 4 Batang.

Meski tahun ini MPLS yang dirasakan berbeda tidak dapat bertatap muka namun dia tetap senang dan antusias.

"Kegiatannya mulai dari pukul 07.00 sampai 10.00,  senang saja ikut karena tidak terasa sudah masuk SMP."

"Walaupun tidak bertemu langsung tetapi bisa menyapa teman-teman baru dan guru lewat zoom," tuturnya kepada Tribunpantura.com, Selasa (13/7/2021).

Kegiatan MPLS ini diikuti selama tiga hari, mulai 12 Juli hingga 14 Juli.

"Memang rasanya berbeda dengan datanh langsung, karena bisa langsung berkenalan dan mengobrol bersama teman baru, tapi ya mau bagaimana lagi karena memang saat ini masih ada virus corona," ujarnya.

Jalu mengatakan MPLS daring ada beberapa kendala mulai dari suara yang kurang jelas, juga kapasitas zoom yang terkadang tidak cukup sehingga harus bergantian.

"Kendalanya ya itu suaranya kadang tidak jelas, terus siswanya kan banyak ratusan sedangkan di zoom meet kan ada kapasitas orangnya jadi harus gantian, tapi dari sekolah yang baru memberika link video agar nanti bisa dilihat saat sudah offline," jelasnya.

Alumni SDN 7 Kauman itu berharap ke depan pandemi bisa segera berlalu dan dia bisa bersekolah tatap muka seperti dulu.

"Semoga nanti bisa tatap muka tapi virus corona hilang dulu jadi aman bisa bersekolah lagi berjumpa teman dan guru baru, kangen suasana sekolah yang dulu," pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved