Breaking News:

Berita Pemalang

Olah TKP Sementara Kecelakaan di Tol Pemalang, Kapolres : Bus Melaju Kecang

Polisi belum mengetahui secara rinci mengenai penyebab kecelakaan bus Sudiro Tungga Jaya di ruas tol KM 308 jalur A, Pemalang-Batang tol road yang

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: muh radlis
IST
Bus Sudiro Tungga Jaya bernomor polisi AD-1626-CU terlibat kecelakaan dengan Truk Izusu box bernomor polisi B-9281-SXR di KM 308 jalur A yang ikut Desa Saradan, Kecamatan Pemalang, Jawa Tengah. Dalam kecelakaan ini ada 7 orang meninggal dunia. 

TRIBUNPANTURA.COM, PEMALANG - Polisi belum mengetahui secara rinci mengenai penyebab kecelakaan bus Sudiro Tungga Jaya di ruas tol KM 308 jalur A, Pemalang-Batang tol road yang menelan 8 korban jiwa dan 20 orang luka-luka.

Akan tetapi, berdasarkan hasil olah TKP sementara bahwa bus Sudiro Tungga Jaya melaju dengan kecepatan tinggi.

AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti di tempat kejadian perkara (TKP), maupun dari uji kelayakan kendaraan dengan mendatangkan saksi ahli.

"Dari pengecekan awal di TKP, terjadi pengeraman yang singkat dengan jarak sekitar 3 meter saat bus melaju dengan kencang," kata AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho kepada Tribunjateng.com, Senin (12/7/2021).

Menurutnya, jejak tiga meter ini sebelumnya dilalui dengan adanya kendaraan yang melaju sangat kencang disisi sebelah kanan tepatnya di KM 308 dari jalur A atau dari arah Jakarta ke arah Semarang.

"Pengemudi bus membanting setir ke arah kiri, karena di depan bus terdapat truk box. Akibatnya bagian depan bus sebelah kanan menyenggol bagian ujung kiri belakang truk box. Bus mepet godril atau pembatas jalan dan banting ke kanan kemudian bus terbalik," ujarnya.

Kapolres Pemalang menambahkan, rencananya pihaknya akan kembali melakukan olah TKP lanjutan dibantu Tim Traffic Accident Analysis (TAA) dari Ditlantas Polda Jateng dan Asistensi dari Korlantas Polri, serta saksi ahli.

"Kami masih mengumpulkan bukti-bukti terkait kecelakaan ini. Hari ini rencananya akan melakukan olah TKP lanjutan dengan bukti-bukti yang ada di TKP tersebut maupun dari uji kelayakan kendaraan dengan mendatangkan saksi ahli dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah," tambahnya. (Dro)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved