Breaking News:

Berita Batang

Sekolah di Batang Ingin Ada Percepatan Vaksinasi untuk Pelajar, Suroso: Mereka Rindu PTM

Sekolah di Batang Ingin Ada Percepatan Vaksinasi untuk Pelajar, Suroso: Mereka Rindu PTM

Penulis: dina indriani | Editor: yayan isro roziki
Tribunpantura.com/Dina Indriani
Sejumlah siswa SMKN 1 Warungasem saat melakukan uji coba PTM beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPANTURA.COM, BATANG -  Beberapa sekolah di Kabupaten Batang sempat melaksanakan ujicoba Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT).

Namun adanya lonjakan kasus Covid-19, PTMT yang direncanakan dilaksanakan kembali pada tahun ajaran baru 2021/2022 terpaksa harus ditunda.

Para pelajar pun harus merelakan kembali dengan pembelajaran sistem daring. 

Menyikapi hal tersebut Kepala SMKN 1 Warungasem, Catur Puji Raharjo berharap adanya percepatan vaksinasi untuk kalangan pelajar. 

Dimana pelajar SMP-SMA/K sederajat dapat masuk ke dalam sasaran Vaksinasi anak usia 12-17 tahun.

Sehingga dimungkinkan untuk menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) ke depannya. 

"Sebagai upayan preventif terhindar dari penularan Covid-19, kami sangat mengharapkan supaya seluruh pelajar di Kabupaten Batang khususnya segera mendapatkan vaksin, tentu prokes yang ketat dari keluarga juga harapkan," tuturnya,  Selasa (13/7/2021).

Dari pengamatannya, banyak murid-muridnya yang menghendaki adanya PTM meskipun dilaksanakan terbatas.

Meski begitu melihat perkembangan pandemi yang belum menurun bahkan ada peningkatan kasus, pelajar berharap adanya vaksinasi pelajar bisa segera dilaksanakan. 

"Kedisiplinan masyarakat juga menjadi hal yang utama karena vaksin saja tidak cukup tetapi perlu dibarengi dengan pelaksanaan Prokes yang baik dan tepat dan dilaksanakan semua kalangan masyarakat," ujarnya. 

Hal yang sama juga diutarakan Kepala SMPN 1 Batang, Achmad Suroso, dia berharap pelajar dapat masuk program percepatan vaksinasi. 

Apalagi di sekolahnya sudah setahun penuh menggelar pembelajaran daring lantaran wilayah Kauman kerap masuk zona merah Covid-19. 

"Kami juga berharap adanya percepatan vaksinasi pelajar seperti di beberapa daerah lainnya.

"Karena saat ini suasana kebatinan pelajar yang bisa dibilang sudah mulai bosan dan sangat merindukan PTM," ujarnya.

Namun memang karena masih pandemi dan adanya lonjakan kasus, lanjut dia mereka mau tidak mau harus belajar daring. 

"Meski begitu ada harapan bisa segera divaksin sehingga memungkinkan adanya PTM terbatas dan tentunya didukung kedisiplinan Prokes dari seluruh kalangan masyarakat," pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved