Breaking News:

Berita Nasional

Kemarin Wasekjen Minta RS Khusus Pejabat, Kini Politisi PAN Minta Anggota DPR Diistimewakan

Kemarin Wasekjen Minta RS Khusus Pejabat, Kini Politisi PAN Minta Anggota DPR Diistimewakan: Saya Tak Mau Dengar Anggota DPR/Dewan Tak Dapat Ruang ICU

Editor: yayan isro roziki
TRIBUNNEWS/CHAERUL UMAM
Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Partaonan Daulay. 

TRIBUNPANTURA.COM, JAKARTA - Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) kembali menyita perhatian publik. 

Sebelumnya Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PAN, Rosaline Irene Rumaseuw, minta pemerintah menyediakan rumah sakit (RS) khusus pejabat.

Kini, anggota Komisi IX DPR dari PAN, Saleh Daulay, secara tersirat minta anggota dewan diistimewakan.

Ketua Fraksi PAN itu meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, menjamin agar wakil rakyat yang terhormat itu dipastikan mendapat ruang intensive care unit (ICU) saat menjalani perawatan kegawat daruratan.

Saleh Partaonan Dauly tak ingin mendengar ada anggota legislatif yang terhormat, meninggal karena terlambat ditangani sebab kesulitan mendapat ruang ICU.

Ia menegaskan, tak ingin lagi mendengar kejadian wafatnya anggota Komisi II DPR, John Siffy Mirin, kembali terulang.

"Kalau nanti terus naik tentu perlu persiapan yang cukup matang, saya tidak mau lagi misalnya mendengar ada anggota DPR yang tidak mendapat tempat di ICU seperti yang dialami oleh anggota Fraksi PAN saudaraku John Siffy Mirin, anggota DPR dari Papua," kata Saleh dalam rapat dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Selasa (13/7/2021).

Menurut Saleh, John wafat akibat terlambat mendapat perawatan di ruang ICU.

Ia menyebut, John berpulang 2 jam setelah akhirnya dapat dirawat di ICU Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD).

"Malam terakhir meninggal itu, justru meninggalnya setelah dipindahkan ke RSPAD tetapi hanya 2 jam di ICU sudah meninggal karena terlambat, sangat terlambat sekali," ujar Saleh.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved