Breaking News:

Berita Tegal

Zona Hitam Covid-19 Mobilitas Masyarakat Kota Tegal Meningkat, Meski 36 Jalan Sudah 'Ditutup'

Zona Hitam Covid-19 Mobilitas Masyarakat Kota Tegal Masih Tinggi Meningkat 0,2 persen, Meski 36 Jalan Sudah 'Ditutup'

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: yayan isro roziki
Tribunpantura.com/Fajar Bahruddin Achmad
Penjagaan penutupan jalan di Perlintasan Kereta Api Tirus, Kota Tegal, semasa PPKM darurat, Kamis (15/7/2021). 

36 titik jalan di Tegal ditutup selama masa PPKM darurat Jawa-Bali. Namun begitu, mobilitas masyarakat di Tegal tetap tinggi, bahkan naik 0,2 persen dari sebelumnya.

TRIBUNPANTURA.COM, TEGAL - Mobilitas masyarakat Kota Tegal pada hari ke-13 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali, masih tergolong tinggi.

Padahal Kota Bahari masuk kategori zona hitam Covid-19.

Pantauan Tribunpantura.com, masih banyak masyarakat yang berkeliaran dan berlalu-lalang. 

Padahal akses jalan yang ditutup menggunakan water barrier dan pembatas beton sudah mencapai 36 titik. 

Bukannya menurun, justru mobilitas masyarakat meningkat 0,2 persen. 

Dalam pantauan tribunpantura.com di lapangan, tingginya mobilitas masyarakat tidak hanya dipengaruhi oleh warga berdomisili Kota Tegal

Namun banyak juga warga dari Kabupaten Tegal dan Kabupaten Brebes.

Hal itu dapat dilihat dari padatnya kendaraan pada jam pulang kerja di Pertigaan RS Mitra Siaga Tegal. 

Mereka rata-rata masyarakat yang kerja di Kota Tegal, namun tempat tinggalnya berada di Desa Mejasem, Kabupaten Tegal. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved