Breaking News:

Berita Jateng

Pemkab Kudus Belum Ambil Sikap Terkait Usulan Menteri Luhut Buruh Bekerja 15 Hari dalam Sebulan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus belum mengambil sikap terkait usulan 15 hari kerja dalam sebulan bagi buruh untuk menekan mobilitas warga

Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/RAKA F PUJANGGA
Buruh rokok Djarum tengah bekerja di Brak Djarum Kaliputu, Kudus, beberapa waktu yang lalu. 

Selain itu, kata dia, mayoritas wilayah di Kabupaten Kudus saat ini sudah masuk dalam zona oranye.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus sebanyak 82 desa masuk zona oranye, dua desa zona merah, enam desa zona kuning, dan sembilan desa zona hijau.

‎Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kudus, Tris Suyitno berharap tidak ada pemberlakuan jam kerja 15 hari.

‎"Kami harap tidak diterapkan, karena di Kudus sudah banyak zona hijau," ujarnya.

Selain itu, saat ini sudah terkendali melalui PPKM darurat yang sudah cukup ketat dengan banyak razia.

"Mudah-mudahan bisa segera berakhir (PPKM-red). Karena usaha supaya bisa nafaslah‎," jelas dia.

Apalagi, kata dia, pada sektor perhotelan yang sangat berdampak karena tidak ada kunjungan ‎tamu.

"Sekarang okupansi hanya 20 persen," ujar dia. (raf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved