Breaking News:

Berita Jateng

Hartopo Akan Kaji Usulan Pembebasan Retribusi dan Sewa Kios Pedagang Pasar Kliwon Kudus

Bupati Kudus, HM Hartopo akan mengkaji usulan pedagang Pasar Kliwon yang meminta pembebasan sewa kios dan retribusi.

Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/RAKA F PUJANGGA
Aktivitas pedagang Pasar Kliwon yang mengel‎uhkan sepinya pengunjung selama PPKM darurat. 

TRIBUNPANTURA.COM, KUDUS -  Bupati Kudus, HM Hartopo akan mengkaji usulan pedagang Pasar Kliwon yang meminta pembebasan sewa kios dan retribusi.

"‎Ya nanti usulan itu akan dikaji Dinas Perdagangan," ujar dia, Jumat (16/7/2021).

Hartopo menyampaikan,  ‎pihaknya perlu melihat klasifikasi pedagang yang terdampak pandemi.

"Saya sendiri harus melihat klasifikasi pedagang dulu, kalau terdampak betul bisa," ucapnya.

Menurutnya, tidak semua pedagang di Pasar Kliwon terdampak pandemi. Apalagi pedagang yang melayani penjualan grosir atau perdagangan besar.

‎Sehingga dia menilai perlunya memilah kriteria pedagang yang paling membutuhkan bantuan pemerintah.

"Makanya kami perlu melihat kriteria dari pedagang," kata dia.

Diketahui sebelumnya, Pemkab Kudus pernah membebaskan retribusi selama tiga bulan bagi pedagang Pasar Kliwon pada bulan Maret, April dan Mei 2021.

Namun tidak untuk sewa kiosnya, masing-masing pedagang masih‎ diharuskan membayar sewa kios sebesar Rp 800 ribu per bulan.

Sebelumnya, Himpunan Pedagang Pasar Kliwon (HPPK) menuntut pembebasan retribusi dan sewa kios selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

Ketua HPPK, Sulis menyampaikan, selama pemberlakuan PPKM darurat jumlah pengunjung dan pendapatan para pedagang menurun drastis.

Sehingga pihaknya juga menuntut pemerintah untuk membebaskan retribusi, penghapusan sewa kios dan stimulus bantuan bagi para pedagang.

Pasalnya selama ini pedagang masih diminta untuk membayar sewa kios dan retribusinya.

"Saat ini retribusi dan sewa kios masih jalan terus. Kami minta itu dihilangkan, dan harapannya juga ada stimulus bantuan, entah dalam bentuk apa untuk para pedagang," jelas dia. (raf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved