Breaking News:

Berita Jateng

Insentif Tenaga Kesehatan 2020 di Kudus Cair, Pemkab Kucurkan Rp 9,3 Miliar

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus telah melunasi insentif bagi tenaga kesehatan yang telah menangani Covid-19 untuk periode 2020 lalu mencapai Rp 9,

Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/RAKA F PUJANGGA
Sejumlah tenaga kesehatan berbaris mengantar kepergian seorang petugas gizi yang gugur terpapar Covid-19 di RSUD dr. Loekmonohadi Kudus, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPANTURA.COM, KUDUS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus telah melunasi insentif bagi tenaga kesehatan yang telah menangani Covid-19 untuk periode 2020 lalu mencapai Rp 9,3 miliar.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, dr. Andini Aridewi menjelaskan,‎ pembayaran insentif itu dilakukan karena masih ada sisa insentif yang belum dibayarkan selama empat bulan pada 2020 lalu.

Besarannya yakni Rp 2,2 miliar untuk tenaga kesehatan di lingkungan Puskesmas dan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).

Sedangkan Rp 7,1 miliar untuk tenaga kesehatan di RSUD Loekmonohadi‎ Kabupaten Kudus dari bulan September-Desember 2020.

"Puskesmas, Labkesda dan RSUD Kudus sudah ada pencairan, ini membayar yang sisa empat bulan di tahun 2020," ujar dia, Sabtu (17/7/2021).

Terkait masih ada kendala Puskesmas terkait pembuatan laporan untuk pemberian insentif tenaga kesehatan.

Pihaknya ‎sudah mengatasinya dengan melakukan pendampingan.

"Sudah bisa dipenuhi. Ada pendampingan dari DKK untuk pemenuhan pelaporannya," ujar dia.

Sedangkan insentif tenaga kesehatan tahun 2021 sudah terealisasi di RSUD Kudus sebesar Rp 3,3 miliar.‎ Namun untuk Puskesmas, masih dalam proses.

"(insentif tenaga kesehatan Puskesmas-red) yang tahun 2021, berproses selanjutnya," ujar dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved