Breaking News:

Berita Jateng

Kepala Desa di Kudus Surati Pengurus Masjid Terkait Larangan Salat Idul Adha

Sejumlah kepala desa (Kades) telah menyebar surat agar masjid dan musala tidak menggelar salat Iduladha, pada hari Selasa (20/7/2021) mendatang.

Editor: muh radlis
TRIBUN PANTURA/INDRA DWI PURNOMO
ILUSTRASI - Salat Id menerapkan protokol kesehatan. 

TRIBUNPANTURA.COM, KUDUS - Sejumlah kepala desa (Kades) telah menyebar surat agar masjid dan musala tidak menggelar salat Iduladha, pada hari Selasa (20/7/2021) mendatang.

Satu di antaranya Kepala Desa Janggalan, Nor Azis yang menyurati empat masjid dan tiga musala yang ada di wilayahnya.

‎"Surat edaran dari Kemenag sudah kami edarkan ke pengurus masjid dan musala. Dan surat-surat lainnya yang terkait," ujarnya, Sabtu (17/7/2021).

Dia berharap, setiap pengurus masjid ‎dapat mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Sebagaimana tertuang dalam SE nomor 17 tahun 2021 tentang peniadaan sementara peribadatan di tempat ibadah, malam takbiran, salat Iduladha dan petunjuk teknis pelaksanaan kurban.

"‎Harapannya semua bisa mematuhi, kami sudah menyampaikan dan mengimbau," ujarnya.

Kendati demikian, ‎Azis tidak memberikan surat edaran tersebut ke pondok pesantren yang berada di wilayahnya.

Meskipun sedikitnya terdapat delapan pondok pesantren yang ada di lingkungan desanya.

"Karena ponpes tidak pernah ada kegiatan salat Iduladha maupun Idulfitri," jelasnya.

Ketika ditemukan terjadi pelanggaran adanya salat Iduladha, pihaknya juga tidak bisa memberikan sanksi karena bukan kewenangannya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved