Breaking News:

Berita Nasional

Airlangga Hadiri Istighosah dan Salawat Nariyah, Mohon Ulama Bantu Sosialiasi Pentingnya Vaksin

Airlangga Hadiri Istighosah dan Salawat Nariyah Majelis Ahlul Hidayah, Mohon Ulama Bantu Sosialiasi Pentingnya Vaksin

Editor: yayan isro roziki
Tangkapan layar Istighosah dan pembacaan Salawat Nariyah Majelis Ahlul Hidayah
Menko Perekonomian, cum Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto, menghadiri Istighosah dan pembacaan Salawat Nariyah yang digelar oleh Majelis Ahlul Hidayah secara virtual 

Menko Perekonomian cum Ketum Golkar, Airlangga Hartarto, menghadiri istighosah dan pembacaan Salawat Nariyah yang digelar oleh Majelis AHlul Hidayah (AH) secara virtual, Minggu (18/7/2021). Dalam kesempatan itu, Nusron Wahid mengungkap fakta dan silsilah Airlangga Hartarto. Sementara Gus Miftah, menyebut Airlangga tak diragukan lagi sebagai orang NU.

TRIBUNPANTURA.COM - Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto, menghadiri istighosah dan pembacaaan Salawat Nariyah, secara virtual yang digelar Majelis Ahlul Hidayah (AH), jelang pelaksanaan Wukuf Arafah, Minggu (18/7/2021) malam.

Istighosah dan pembacaan Salawat Nariyah yang digelar Majelis Ahlul Hidayah (AH) pimpinan KH Nusron Wahid, dihadiri pula oleh para ulama dan habaib dari berbagai penjuru Nusantara, di antaranya adalah KH Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah).

Dalam kesempatan itu, Ketua Tim Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tersebut, memohon kepada para ulama untuk membantu sosialisasi pentingnya vaksinasi, guna segera mengakhiri pandemi Covid-19 di Indonesia.

Ketua Umum (Ketum Partai) Golkar itu mengungkapkan bahwa menurut hasil Survei Lembaga Survei Indonesia (LSI), ada 36,5 persen masyarakat yang percaya vaksin Covid-19.

Atas dasar itulah, Airlangga berharap para Ulama, Habaib dan Kiai memberikan pencerahan kepada seluruh umat.

Mengingat vaksin adalah salah satu cari yang paling efektif untuk mencegah risiko paparan Covid-19.

"Kami berharap habib, ulama dan tokoh agama membantu sosialisasi ke masyarakat, satu-satunya cara mencegah Covid adalah vaksinasi."

"Meskipun tidak menjamin tidak tertular tapi kalau sudah jalani vaksinasi bisa sembuh dan risikonya tidak terlalu berbahaya," demikian kata Airlangga di hadapan ribuan jamaah yang hadir secara virtual.

Pemerintah, kata Airlangga, tidak bisa bekerja sendirian menghadapi Covid-19.

Selain gotong royong antarmasyarakat, kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan Covid-19 juga harus terus dikampanyekan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved