Breaking News:

Berita Batang

Dewan Masjid Batang Imbau Takmir Masjid Tak Gelar Salat Idul Adha Berjamaah

Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Batang mengimbau para takmir masjid tidak menggelar takbir keliling serta salat Idul Adha berjamaah.

Penulis: dina indriani | Editor: muh radlis
IST
Masjid Agung Darul Muttaqin Batang ditutup dan sementara tidak ada pelaksanaan salat berjamaah selama PPKM Darurat. 

TRIBUNPANTURA.COM, BATANG - Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Batang mengimbau para takmir masjid tidak menggelar takbir keliling serta salat Idul Adha berjamaah.

Terlebih perayaan hari raya Idul Adha  masih dalam masa PPKM darurat.

Sekretaris DMI Kabupaten Batang, HM Farid Asror mengatakan hal itu sesuai dengan surat edaran Menteri Agama mengenai panduan ibadah Idul Adha 2021.

Diantaranya pada saat pemberlakuan PPKM Darurat, peribadatan di tempat ibadah (masjid, musalla, gereja, putra, wihara, dan klenteng, serta tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah) yang dikelola masyarakat, pemerintah, maupun perusahaan ditiadakan sementara dan kegiatan peribadatan dilakukan di rumah masing-masing.

Sementara untuk, penyelenggaraan Malam Takbiran di masjid/musala, takbir keliling, baik dengan arak-arakan berjalan kaki maupun dengan arak-arakan kendaraan, dan salat Hari Raya Idul Adha 1442 H/2021 M di masjid/musala yang dikelola masyarakat, instansi pemerintah, perusahaan atau tempat umum lainnya, ditiadakan di seluruh kabupaten/kota dengan level asesmen 3 dan 4 yang diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPK) Darurat.

"Kami mengharapkan seluruh Masjid di Kabupaten Batang bisa menyikapi surat edaran tersebut dan bijak menyikapi penerapan PPKM, masyarakat bisa melaksanakan salat idul Adha di rumah saja," ujarnya , Senin (19/7/2021).

Dia pun mengajak semua pihak untuk bersama merubah pola pikir dan menerapkan protokol kesehatan agar kasus Covid-19 bisa ditekan dan tidak semakin meluas.

"Mari kita satukan "mindset" kita bahwa satu-satunya cara mengeliminir penularan covid-19 dan variannya adal;ah dengan membatasi kerumunan,  sebaiknya kita bersama-sama bersinergi dengan pemerintah dalam upaya menekan kasus Covid-19 ini karena itu suatu cara yang baik untuk melindungi kita semua dalam agama Islam pun diutamakan keselamatan umat,"pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved