Breaking News:

Berita Pekalongan

Jagal Hewan Kurban Laris Manis di Tengah Pandemi Covid-19

Hari Raya Idul Adha 1442 H, jasa jagal hewan kurban panggilan di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah mengalami peningkatan pesanan.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: muh radlis
TRIBUN PANTURA/INDRA DWI PURNOMO
Proses penyembelihan hewan kurban di Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan. 

TRIBUNPANTURA.COM, KAJEN - Hari Raya Idul Adha 1442 H, jasa jagal hewan kurban panggilan di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah mengalami peningkatan pesanan.

Salah satunya, Muhammad Abdul Halim (50) warga Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Abdul mengaku di pandemi Covid-19 tahun ini jasa penyembelihan hewan kurban mengalami peningkatan.

"Alhamdulillah, tahun ini banyak sekali peningkatan terkait jasa penyembelihan hewan. Ini baru saja saya selesai motong 9 sapi dan 3 kambing di wilayah Kajen."

"Saat Idul Adha pada awal pandemi Covid-19, sekitar 20 an ekor baik itu kambing dan sapi. Namun, tahun ini mengalami peningkatan sekitar 40 persen," kata Muhammad Abdul Halim, Rabu (21/7/2021).

Ia mengungkapkan, profesi yang dijalankan ini sudah dilakukan sejak tahun 2000.

Ketika menjalankan proses jagal hewan kurban, memberlakukan hewan kurban dengan mengedepankan prinsip Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH) ketika menyembelih hewan kurban.

Dalam hal ini, mulai dari persiapan alat sampai proses penyembelihan berdasarkan pada ketentuan Islam.

"Pertama aman artinya, dalam proses jagal kita selalu menggunakan alat safety diri, memperlakukan hewan dengan baik, misalnya tidak mengasah pisau di depan sapi yang akan disembelih. Sehat, kita selalu memperhatikan kebersihan daging kurban, sebab daging kurban yang bersih, membuat kesehatan masyarakat terjaga."

"Utuh, yakni daging kurban berat atau jumlahnya tetap utuh tidak berkurang sedikitpun. Halal, proses penyembelihan sesuai dengan syariat Islam yang berlaku," imbuhnya.

Halim menambahkan, untuk harga jasa hewan kurban ini ia tidak mematok harganya.

"Saya tidak mematok harga mengenai biayanya jasa jagal, seikhlasnya dari yang mengasih," tambahnya. (Dro)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved