Breaking News:

Berita Jateng

Percepatan Vaksinasi di Jawa Tengah Terkendala Alokasi

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengungkapkan upaya percepatan vaksinasi di Jawa Tengah terkendala minimnya alokasi vaksin dari

Penulis: m zaenal arifin | Editor: muh radlis
Humas Pemprov Jateng
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengungkapkan upaya percepatan vaksinasi di Jawa Tengah terkendala minimnya alokasi vaksin dari pemerintah pusat.

Menurut Ganjar, dari target 28 juta masyarakat yang divaksin, alokasi yang sudah diterima Jawa Tengah baru mencapai seperlimanya. Jika stok vaksin ada, pihaknya siap melakukan percepatan.

"Vaksinasi kami siap melakukan percepatan, bahkan kami sudah desain percepatan sampai 300 persen. Tapi rupa-rupanya kalau kita hitung, kita baru dapatkan alokasi seperlima vaksin dari target," katanya, dalam keterangan persnya, Selasa (20/7/2021).

Untuk itu, pihaknya sudah menelpon Menteri Kesehatan (Menkes) dan Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) agar dilakukan penambahan alokasi. Setidaknya lanjut dia, alokasi yang dibutuhkan Jateng adalah dua juta dosis dalam seminggu.

"Kalau kita mendapaatkan alokasi seminggu dua juta, maka kita akan mencapai target lebih cepat untuk vaksinasi. Dan ini tentu akan mempercepat pencapaian herd immunity sampai akhir tahun sebesar 70 persen," ujarnya.

Semangat vaksinasi di Jateng, katanya, sangat tinggi. Bahkan setiap rapat dengan bupati/ walikota, semuanya meminta tambahan vaksin karena selalu kehabisan.

"Banyak yang kehabisan, sehingga capaian vaksinasi kurang. Kecuali tiga kota yang sudah mencapai target lebih, yakni Solo, Salatiga dan Magelang," ucapnya.

Daerah lain, lanjut Ganjar, masih belum mencapai target. Apalagi daerah dengan luas wilayah besar dan penduduk cukup banyak.

"Banyumas, Brebes, Grobogan dan Cilacap itu perlu dibantu, karena mereka penduduknya banyak sekali. Jadi kami berharap alokasi bisa diberikan lebih banyak," imbuhnya.

Ia berharap dalam waktu dekat tambahan vaksin akan segera didapat. Meski semua daerah semangat dalam melakukan vaksinasi, Ganjar tetap mengingatkan agar lansia menjadi prioritas.

"Kita tetap prioritas pada lansia. Jangan lupakan itu. Karena sebagian besar yang meninggal dari lansia," pungkasnya.

Sementara itu, Pj Sekda Jateng, Prasetyo Aribowo memaparkan, target vaksinasi di Jateng total ada 28 juta. Dari target itu, yang sudah mendapatkan suntikan vaksin pertama sampai saat ini baru 4,4 juta atau 15,39 persen dari target.

"Sementara yang sudah mendapat vaksin suntikan kedua baru 2,2 juta orang atau sekitar 7,82 persen dari target," katanya. (Nal)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved