Breaking News:

Berita Batang

RPH Batang Dibatasi Sehari Sembelih Hewan Kurban Tak Lebih 10 Ekor Sapi

Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Sambong Batang pada tahun ini menerapkan pembatasan jumlah hewan kurban.

Penulis: dina indriani | Editor: muh radlis
TRIBUN PANTURA/DINA INDRIANI
Pengecekan hewan kurban di RPH Sambong Batang sebelum disembelih. 

TRIBUNPANTURA.COM, BATANG - Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Sambong Batang pada tahun ini menerapkan pembatasan jumlah hewan kurban.

Jika tahun sebelumnya bisa lebih dari 20 ekor sapi, pada tahun ini tidak lebih dari 10 ekor sapi yang disembelih.

Hal itu dikarenakan adanya penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Batang.

Satu diantara pekerja RPH Sambong, Subekhi mengatakan penyembelihan dilakukan selama empat hari sampai hari Tasyrik dengan pembatasan jumlah perharinya.

“Jumlah hewan kami batasi dalam sehari tidak lebih dari 10 ekor penyembelihannya selama 4 hari, setelah Salat Iduladha sampai hari Tasyrik,” tuturnya, Selasa (20/7/2021).

Dikatakannya, dengan diberlakukannya PPKM ini membuat waktu potong lebih singkat mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB serta dengan protokol kesehatan yang ketat.

"Kalau sebelumnya sampai pukul 17.00, tahun ini lebih cepat lagi karena PPKM juga prokes ketat," ujarnya.

Kepala seksi Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) Dislutkannak Batang, Saiful Husna mengatakan selain  dianjurkan untuk melakukan jual beli hewan kurban secara online, agar terhindar dari COVID-19 karena adanya kerumunan. 

Saat pemotongan hewan kurban, dianjurkan agar warga menyerahkan prosesnya melalui RPH di tiga tempat.

“Sebetulnya kami sudah menyediakan RPH di Desa Banjiran Warungasem, Sambong Batang dan Limpung, tapi walaupun ketiganya dimaksimalkan pun tidak akan cukup se-Kabupaten Batang,” ujarnya 

Untuk itu, jika warga melakukan pemotongan di luar RPH harus dengan ketentuan Prokes ketat.

"Sebaiknya jika pemotongan dilakukan di luar RPH, hanya panitia saja agar tidak ada kerumunan dan tetap prokes ketat," pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved