Breaking News:

Berita Pekalongan

422 Warga Binaan Lapas-Rutan di Pekalongan Divaksin, Dinkes: Mereka Rentan Terinfeksi Covid-19

422 Warga Binaan Lapas-Rutan di Pekalongan Divaksin, Dinkes: Mereka Rentan Terinfeksi Covid-19

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: yayan isro roziki
Dok Diskominfo Kota Pekalongan
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk warga binaan di Rutan Pekalongan, Kamis (22//7/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, PEKALONGAN - Sebanyak 422 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang ada di Rumah Tahanan (Rutan) Lodji dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan mulai menerima suntikan vaksinasi Covid-19 dosis pertama, Kamis (22/7/2021).

Kalapas Kelas IIA Pekalongan Agus Heryanto mengungkapkan bahwa kegiatan vaksinasi ini terselenggara atas dukungan dan kerjasama antara jajaran pemasyarakatan Kota Pekalongan bersama TNI-Polri dan Dinas Kesehatan Kota Pekalongan.

Dimana, untuk pelaksanaan vaksinasi di Lapas Kelas IIA Pekalongan sendiri diikuti oleh WBP sejumlah 216 orang.

"Total ada 239 WB di Lapas Kelas IIA Pekalongan. Namun, 23 orang di antaranya terkonfirmasi positif tanpa gejala dan masih menjalani isolasi mandiri (isoman)."

"Sehingga, belum diikutsertakan dalam vaksinasi hari ini."

"Untuk mengisi kuota yang ada, dosis vaksin yang masih ada kami berikan kepada pegawai dan keluarga yang belum melaksanakan vaksinasi dosis kedua sejumlah 9 orang," ungkap Agus saat rilis yang diterima Tribunpantura.com.

Agus menerangkan, bahwa WBP yang saat ini tengah menjalani isoman telah disediakan 1 blok khusus yang terpisah dengan WBP sehat dan telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang obat-obatan dan vitamin.

"Sesuai SOP, kami telah menyediakan satu blok khusus isolasi mandiri bagi WBP yang terkonfirmasi positif."

"Meskipun tanpa gejala, kami pisahkan dan pastikan mereka benar-benar sembuh terlebih dahulu dengan menjalani isoman selama 10-14 hari.'

"Sementara, untuk pelaksanaan vaksinasi dosis kedua nanti akan kami berikan kembali 28 hari setelah pelaksanaan vaksinasi dosis pertama ini," ucapnya.

Terpisah, Karutan Kelas IIA Pekalongan, Anggit Yongki Setiawan, menyebutkan, dalam pelaksanaan vaksinasi menyasar seluruh WBP yang ada di Rutan Kelas IIA Pekalongan berjumlah 206 orang.

Anggit berharap, dengan pelaksanaan vaksinasi yang menyasar kepada seluruh WBP ini diharapkan bisa menjadi salah satu upaya untuk mencegah makin banyaknya kasus Covid-19 di Kota Pekalongan khususnya di lingkungan Pemasyarakatan.

"Untuk yang isoman, Alhamdulillah WBP disini tidak ada. Ini pelaksanaan vaksinasi serentak dosis pertama bagi WBP Lapas dan Rutan, sementara untuk petugas secara menyeluruh sudah dilakukan semua," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan Slamet Budiyanto mengapresiasi dukungan Lapas dan Rutan Pekalongan yang telah mendukung upaya percepatan vaksinasi di Kota Pekalongan.

Menurutnya, vaksinasi bagi WBP ini juga sangat penting mengingat WBP merupakan salah satu komunitas masyarakat yang cukup berpotensi terjadi penularan dan menjadi suatu klaster Covid-19. 

"Seperti diketahui WBP ini menjadi salah satu komunitas masyarakat yang cukup berpotensi tertular Covid-19, kalau ada 1 orang saja yang terpapar bisa langsung menjadi sebuah klaster."

"Oleh karena itu, upaya pencegahan melalui vaksinasi ini juga penting, disamping upaya-upaya yang sudah dilakukan oleh pihak pemasyarakatan sendiri jika ada tanda-tanda orang yang bergejala dan sebagainya sudah dilakukan antisipasi."

"Baik melalui tes rapid antigen, penyediaan ruang khusus isolasi, tetapi untuk penyempurnaan semua kegiatan pencegahan itu dengan memberikan vaksinasi kepada masyarakat penghuni Lapas dan Rutan Kelas IIA Pekalongan."

"Hal ini juga dilakukan untuk menambah cakupan masyarakat yang ditargetkan untuk divaksin," katanya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved