Breaking News:

Berita Semarang

Kesah Perajin Peti Jenazah di Semarang, Laku Keras tapi Bisnis Terhambat karena Pembayaran Molor

Kesah Perajin Peti Jenazah di Semarang, Laku Keras tapi Bisnis Terhambat karena Pembayaran dari Rumah Sakit Sering Molor

Penulis: budi susanto | Editor: yayan isro roziki
Tribunpantura.com/Budi Susanto
Sejumlah pekerja melapisi peti jenazah dengan cairan pernis, di tempat pengrajin peti jenazah yang terletak di Jalan Menoreh Raya, Kecamatan Gajah Mungkur, Kota Semarang, Kamis (22/7/2021). 

Keluh Pengrajin Peti Jenazah di Kota Semarang, Pembayaran Dari Rumah Sakit Molor Hambat Laju Bisnis Kami

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Dari kejauhan tumpukan peti jenazah nampak menghiasi pelataran sebuah rumah, di Jalan Menoreh Raya Kecamatan Gajah Mungkur Kota Semarang.

Lebih mendekat, dua orang pekerja terlihat sibuk melapisi peti jenazah dengan cair pernis kayu.

Kesibukan pengrajin peti jenazah itu mewarnai lalu-lalang kendaraan yang melintas di Jalan Menoreh Raya.

Di tengah aktifitas itu, seorang wanita mengawasi dua pekerja yang sedang melapisi permukaan peti jenazah.

Ia adalah Emi Widiarsih, pemilik tempat kerajinan peti jenazah tersebut.

Tempat milik Emi juga menjadi satu-satunya di wilayah Gajah Mungkur, Kota Semarang.

Di tengah aktifitas pembuatan peti jenazah, Emi bercerita kepada Tribunpantura.com, mengenai kondisi bisnis peti jenazah di tengah pandemi.

Menurutnya, beberapa kendala dihadapi selama masa pendemi dan pemberlakuan PPKM darurat.

“Selain bahan baku peti jenazah, dan tenaga pekerja, terlambatnya pembayaran dari rumah sakit juga menjadi kendala bagi kami,” ucapnya, Kamis (22/7/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved