Breaking News:

Berita Batang

Tak Ada Pemasukan selama PPKM Darurat, Begini Keluh Kesah Pelaku Wisata di Kendal: Jangan Lagi

Tak Ada Pemasukan selama PPKM Darurat, Begini Keluh Kesah Pelaku Wisata di Kendal

Penulis: dina indriani | Editor: yayan isro roziki
Tribunpantura.com/Dina Indriani
Obyek wisata THR Kramat, Batang, ditutup. 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG -  Pemerintah pusat telah resmi mengumumkan memperpanjang penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 dan 4 hingga 25 Juli 2021 mendatang.

Sektor Pariwisata menjadi salah satu yang terkena dampak cukup signifikan atas perpanjangan PPKM tersebut.

Pelaku usaha pariwisata pun mau tidak mau harus mengikuti peraturan yang ada.

Mereka pun mulai khawatir, hal ini akan memperparah dampak perekonomian, sehingga berharap tidak ada lagi perpanjangan PPKM.

Sekretaris Disparpora Batang, Suprayitno mengutarakan memang para pelaku usaha khususnya yang bergerak di obyek wisata sangat merasakan dampaknya, karena tidak ada pemasukan sama sekali selama PPKM berlangsung.

Beberapa objek wisata yang berada di bawah naungan Disparpora antara lain: Pantai Sigandu, Ujungnegoro, THR Kramat dan Ecopark Bandar. 

Ada pula obyek wisata lain yang bekerja sama dengan kami, yaitu Deswita Pandansari, Sangubanyu, Pagilaran, Pantai Jodo.

"Tapi ini sudah menjadi peraturan dan untuk kebaikan bersama untuk menekan angka Covid-19 yang beberapa waktu terakhir sempat melonjak," tuturnya Kamis (22/7/2021).

Pengelola Batang Dolphin Center, Bagus Wijaya Danu mengatakan selama PPKM Darurat diberlakukan, tak ada pemasukan sama sekali. 

Pihaknya pun selalu berusaha untuk mematuhi arahan dan aturan tentang pembatasan yang ditentukan.
 

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved