Penanganan Corona

Jika Terus Begini, Indonesia Jadi Negara Terakhir yang Keluar dari Pandemi, Ini Kata Epidemiolog

Jika Terus Begini, Indonesia Jadi Negara Terakhir yang Keluar dari Pandemi, Ini Kata Pakar: Epidemiolog dan Pengamat Kebijakan Publik

Kompas.com/Garry Lotulung
Petugas penggali kubur tengah mengangkat peti mati pasien virus corona di TPU Tegal Alur, Jakarta, beberapa waktu lalu. 

Seperti tak ada skenario kebijakan yang matang

Pengamat kebijakan publik dari Universitas Indonesia (UI), Zuliansyah, menilai pemerintah tidak memiliki skenario kebijakan yang matang meski pandemi sudah setahun lebih berjalan.

Kebijakan yang kerap dikeluarkan, justru katanya, diambil tanpa mitigasi dan kerap mengikuti opini publik.

Semisal vaksin individu berbayar yang akhirnya dibatalkan karena ditentang masyarakat.

"Saya khawatir belum ada skenario kebijakan (pandemi) sampai dua hingga tiga tahun ke depan."

"Pemerintah masih meraba-raba dengan pandemi yang berlangsung panjang bahkan ada gelombang varian baru, saya belum lihat skenario kebijakan ekonomi dan kesehatan," imbuh Zuliansyah kepada BBC News Indonesia.

"Padahal skenario ini seharusnya sudah dimiliki pemerintah terlepas situasinya tidak bisa diprediksi."

Jika kondisi ini terus berlanjut, kata Zuliansyah, maka ia khawatir "tingkat kesabaran masyarakat" akan meledak sehingga muncul ketidakpercayaan kepada pemerintah.

"Masyarakat mulai jenuh dengan kondisi ini. Kalau tidak diantisipasi dengan berbagai macam skenario kebijakan, saya khawatir akan terjadi demo seperti di negara lain."

Apa kata pemerintah?

Sekretaris Eksekutif I Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), Raden Pardede, menampik anggapan itu.

Ia mengatakan pemerintah dihadapkan pada pilihan yang sulit dalam membuat kebijakan pandemi.

"Ini antara life and livelihood. Itu pilihan yang sulit dalam hal ini pemerintah memutuskan gas dan rem."

"Tapi masalah kesehatan tetap diutamakan, bukan ekonomi," tutur Raden Pardede kepada BBC News Indonesia.

Pemerintah, sambungnya, mustahil menerapkan kebijakan karantina wilayah karena ketiadaan dana.

Oleh karena itu strategi terkini yang digencarkan pemerintah adalah mempercepat vaksinasi sembari memperbaiki fasilitas layanan kesehatan dan memperbanyak persediaan obat-obatan.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved