Breaking News:

Berita Pekalongan

Aplikasi Kudu Sekolah Pemkab Pekalongan Masuk TOP 45 KIPP Nasional

Pemerintah Kabupaten Pekalongan kembali meraih gelar TOP 45 Inovasi Pelayanan Publik pada ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Nasional

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: muh radlis
IST
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq (tengah) saat melakukan presentasi dan kompetisi Inovasi Pelayanan Publik tahun 2021 melalui virtual di ruang rapat bupati 

TRIBUNPANTURA.COM, KAJEN - Pemerintah Kabupaten Pekalongan kembali meraih gelar TOP 45 Inovasi Pelayanan Publik pada ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Nasional atau lebih dikenal dengan SINOVIK Tahun 2021.

Ajang bergengsi tahunan ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI. Tahun ini penghargaan diraih oleh inovasi Aplikasi Kudu Sekolah yang diinisiasi oleh Bappeda Litbang Kabupaten Pekalongan.

Pengumuman TOP Inovasi Pelayanan Publik Terpuji Tahun 2021 dilakukan secara virtual melalui kanal youtube KemenPANRB pada hari Kamis, 29 Juli 2021 oleh Prof. Diah Natalisa, MBA (Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB sekaligus Ketua Sekretariat KIPP 2021) beserta Tim Panel Independen.

Pengumuman ini dituangkan dalam Pengumuman Nomor: B/181/PP.00.05/2021 tentang Top Inovasi Pelayanan Publik Terpuji Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik di Lingkungan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN, dan BUMD Tahun 2021. 

Ana Desiwijaya Provincial Manager Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (KOMPAK) Jawa Tengah mengatakan, sebelum dinyatakan sebagai TOP 45, aplikasi Kudu Sekolah telah bersaing dengan 3.178 proposal inovasi pelayanan publik peserta Sinovik tahun 2021 dan masuk sebagai finalis inovasi atau TOP 99.

"Aplikasi KUDU Sekolah merupakan aplikasi berbasis web dan android untuk menjawab kebutuhan, updating, transparansi data dan monitoring-evaluasi Anak Tidak Sekolah (ATS)."

"Aplikasi ini mengintegrasikan seluruh data dari berbagai sumber serta disinkronkan dengan data kependudukan pada SIAK. Aplikasi ini merupakan paket komplit untuk memudahkan penanganan ATS dari pendataan, rekonfirmasi maupun monev," kata Ana Desiwijaya Provincial Manager
Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (KOMPAK) Jawa Tengah saat rilis yang diterima Tribunjateng.com, Minggu (1/8/2021).

Selanjutnya aplikasi Kudu Sekolah Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengikuti sesi penjurian Presentasi dan Wawancara untuk memperebutkan TOP 45. Presentasi dan Wawancara dilakukan secara virtual di Ruang Rapat Bupati Pekalongan pada hari Rabu, 7 Juli 2021. 

Tim Panel Independen atau Juri pada sesi presentasi dan wawancara ini, antara lain Prof. JB Kristiadi (Guru Besar UNPAD), Prof. Eko Prasojo (Guru Besar FISIP UI), dan Prof. Siti Zuhro (Peneliti Senior Pusat Penelitian Politik-LIPI).

"Setelah dua tahun diterapkan, aplikasi KUDU Sekolah ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan pemerintah daerah. Ini dapat dilihat dengan tersedianya data ATS melalui aplikasi berbasis web dan  android sebanyak 4.346 anak," imbuhnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved