Breaking News:

Berita Pekalongan

ACT Beri Bantuan Sembako ke Porter di Stasiun Pekalongan

Aksi cepat tanggap (ACT) Pekalongan memberikan bantuan sembako kepada para porter di Stasiun Pekalongan.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: muh radlis
IST
Porter Stasiun Pekalongan saat menerima bantuan paket sembako dari ACT Pekalongan 

TRIBUNPANTURA.COM, PEKALONGAN - Aksi cepat tanggap (ACT) Pekalongan memberikan bantuan sembako kepada para porter di Stasiun Pekalongan.

Selain paket sembako, para porter di stasiun Pekalongan ini juga telah menerima uang santunan dari para donatur yang telah berdonasi melalui kampanye bantuan kepada porter Pekalongan di indonesiadermawan.id.

Adit, tim program ACT Pekalongan mengatakan, bahwa rencananya bantuan ini tidak hanya untuk porter stasiun Pekalongan. Namun juga akan disalurkan kepada porter di daerah lain.

"Insyaallah kami akan mendistribusikan bantuan untuk para pekerja harian lain yang terdampak Covid-19," kata Adit, tim program ACT Pekalongan saat rilis yang diterima Tribunjateng.com, Selasa (3/8/2021).

Sementara itu, Budi Wakil Kepala Stasiun Pekalongan mengatakan, adanya PPKM darurat hingga PPKM level 4 membuat stasiun sepi sehingga membuat pendapatan porter stasiun pun menurun drastis.

"Sebelumnya, ada lebih dari 20 kereta yang beroperasi setiap harinya. Sekarang hanya 6 kereta, itu pun kereta antarkota," kata Budi Wakil Kepala Stasiun Pekalongan.

Ratmono, porter di Stasiun Pekalongan berharap agar para porter di stasiun lain juga mendapatkan bantuan serupa.

"Saya berharap bantuan ini tidak hanya untuk porter di Pekalongan, tapi juga di daerah lain," ujarnya.

Hal ini menyebabkan banyak porter yang tidak mendapatkan uang sepeser pun saat berangkat ke stasiun. Mereka pun terpaksa mencari-cari pekerjaan sampingan lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

"Atas nama porter stasiun Pekalongan, kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih. Semoga ACT selalu jaya dan perjalanannya mendapatkan ridho dari Allah SWT," imbuhnya.

Saat mendistribusikan bantuan ini, sejumlah porter tidak hadir di Stasiun Pekalongan karena ada yang sakit, melakukan pekerjaan lain, dan ada pula yang meninggal dunia. ACT Pekalongan bersama beberapa porter pun mengunjungi rumah-rumah mereka untuk bersilaturahmi sekaligus memberikan bantuan tersebut secara langsung.

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved