Breaking News:

Berita Slawi

UPDATE Covid-19 di Kabupaten Tegal, Terkonfirmasi saat Ini 12.827 Kasus

Perkembangan Covid-19 di Kabupaten Tegal masih terus bertambah, namun jika dilihat dari kasus per harinya tren cenderung turun dibandingkan Juli 2021

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muh radlis
Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi Virus Corona atau Covid-19 

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI - Perkembangan Covid-19 di Kabupaten Tegal masih terus bertambah, namun jika dilihat dari kasus per harinya tren cenderung turun dibandingkan Juli 2021 lalu.

Sesuai yang ter-update di laman covid19.tegalkab.go.id, pada Senin (9/8/2021) jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 12.827 kasus.

Dari angka 12.827 kasus tersebut mengalami kenaikan sebanyak 200 kasus baru dari update terakhir pada Senin (2/8/2021) atau sekitar tujuh hari yang lalu.

Jumlah 12.827 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 rinciannya yang sudah dinyatakan sembuh ada 11.682 kasus.

Masih menjalankan isolasi mandiri ada 228 kasus, masih dirawat ada 174 kasus, dan meninggal dunia ada 743 kasus.

"Kabupaten Tegal memang sempat mengalami kelangkaan stok vaksin Covid-19, bahkan sampai membuat daftar antrean penyuntikan mundur 20 hari. Namun alhamdulillah permintaan saya ke pak gubernur direspon, insyaallah 23.448 dosis vaksin didistribudikan ke Kabupaten Tegal dari Dinas Kesehatan Provinsi Jateng," jelas Bupati Tegal Umi Azizah, pada Tribunjateng.com, belum lama ini.

Sementara untuk jumlah kasus Suspec Covid-19 di Kabupaten Tegal pada Senin (9/8/2021) sebanyak 4.444 kasus.

Dari jumlah 4.444 kasus tersebut rinciannya yang sudah dinyatakan sembuh ada 4.185 kasus.

Masih menjalankan isolasi mandiri ada 0 kasus, masih dirawat ada 70 kasus, dan meninggal dunia ada 189 kasus.

Sedangkan untuk kasus Probable di Kabupaten Tegal ada 54 kasus.

Dengan rincian yang sudah dinyatakan sembuh ada 17 kasus.

Masih dirawat ada 3 kasus dan meninggal dunia ada 34 kasus.

"Dari jumlah penduduk mencapai 1,59 juta, sebanyak 1,2 juta orang yang menjadi sasaran penerima vaksin. Sehingga harapannya stok vaksin bisa segera terpenuhi dan target bisa terlaksana karena saat ini masih jauh baru sekitar 10 persen saja," tandasnya.

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved