Breaking News:

Berita Tegal

Cantrang Jadi Barang Haram, Tak Boleh Lagi Digunakan, Dimusnahkan Menteri KKP Wahyu Trenggono

Cantrang Jadi Barang Haram, Tak Boleh Lagi Digunakan, Dimusnahkan Menteri KKP Wahyu Trenggono

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: yayan isro roziki
Tribunpantura.com/Fajar Bahruddin Achmad
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menggunting alat tangkap cantrang sebagai simbolis pemusnahan, Selasa (10/8/2021). Disaksikan secara langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono. 

Cantrang kini sudah jadi barang haram bagi nelayan, tak boleh lagi digunakan untuk menangkap ikan. Di Pelabuhan Perikanan Tegalsari, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono, secara simbolis memusnahkannya.

TRIBUNPANTURA.COM, TEGAL - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan pemusnahan secara simbolis alat penangkap ikan (API) cantrang di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tegalsari, Kota Tegal, Selasa (10/8/2021). 

Alat tangkap cantrang sudah tidak boleh dipergunakan lagi untuk menangkap ikan.  

Regulasi tersebut tercantum di dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 18 Tahun 2021.

Pemusnahan langsung dilakukan oleh Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono beserta Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dan Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi. 

Mereka menggunting alat tangkap cantrang sebagai simbolis pemusnahan. 

Menteri KKP, Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, penggantian alat tangkap ini merupakan komitmen dari para nelayan.

Para nelayan berkomitmen menggantinya dengan yang lebih ramah lingkungan, yaitu alat tangkap jaring tarik berkantong. 

"Cantrang sudah diganti. Komitmennya langsung dari nelayan."

"Dan pak wali sendiri yang menggunting sebagai simbol pergantian cantrang dengan jaring tarik berkantong yang lebih lebar," kata Trenggono kepada tribunpantura.com.

Trenggono mengatakan, perbedaan antara alat tangkap cantrang dan jaring tarik berkantong terlihat jelas.

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved