Breaking News:

Penanganan Corona

Guru SD di Klaten Jadi Relawan Sopir Ambulans Pasien Covid-19, Dihantuai Rasa Bersalah dan Menyesal

Cerita Guru SD di Klaten Jadi Relawan Sopir Ambulance Pasien Covid-19, Dihantuai Rasa Bersalah dan Menyesal

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: yayan isro roziki
Dok Pribadi Rajif
Guru SD Al Uswah, Klaten, yang juga relawan Covid-19, Rajif Husein Karbella (kedua kanan), berpose bersama anggota relawan lainnya. 

Cerita guru SD Al-Uswah, Delanggug, Klaten, Rajif Husein Karbella, terpanggil hatinya menjadi relawan penanganan Covid-19. Ia tergabung dalam tim relawan sebagai sopir ambulans pasien Covid-19 dan pemakaman jenazah. Namun, hingga kini ia masih dihantui rasa bersalah dan penyesalan. Mengapa?

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Pemerintah memutuskan memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2, 3, dan 4 di Jawa-Bali hingga 16 Agustus 2021.

Aturan perpanjangan PPKM tersebut dituangkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 30 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4, Level 3 dan Level 2 Covid-19.

Ada aturan ketat terkait pembatasan aktivitas masyarakat terutama di level 4. Ada sejumlah kabupaten dan kota yang berada pada level ini, termasuk Kabupaten Klaten.

Ketika gelombang kedua kasus corona terjadi di beberapa kabupaten dan kota di Jateng beberapa waktu yang lalu, Klaten juga termasuk daerah yang termasuk gawat.

Itu dilihat dari banyaknya jumlah kasus dan pasien covid yang terkonfirmasi positif meninggal dunia.

"Kemarin-kemarin sehari bisa sampai 10 jenazah pasien covid. Sekarang alhamdulillah turun."

"Sehari bawa tiga jenazah, itu pun tidak setiap hari. Kemarin sama hari ini tidak bawa," kata Rajif Husein Karbella (29), Rabu (11/8/2021).

Rajif adalah relawan di Tim Seroja Kabupaten Klaten. Ia bertugas sebagai sopir ambulans dan petugas pemakaman jenazah Covid-19.

Di dalam tim tersebut, tidak hanya relawan yang berasal dari instansi pelat merah, semisal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tim SAR, dan Palang Merah Indonesia (PMI) tetapi juga dari organisasi kemasyarakatan dan keagamaan.

Bahkan, masyarakat yang ingin mengabdikan diri untuk membantu sesama juga dipersilakan bergabung menjadi relawan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved