Breaking News:

Berita Slawi

Madrasah di Bawah Naungan Kemenag Kabupaten Tegal Bisa Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di Kabupaten Tegal diperpanjang mulai tanggal 10-16 Agustus 2021 mendatang. 

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muh radlis
TRIBUN PANTURA/DESTA LEILA KARTIKA
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal Sukarno, saat ditemui di kantor nya, Rabu (30/6/2021) lalu. 

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di Kabupaten Tegal diperpanjang mulai tanggal 10-16 Agustus 2021 mendatang. 

Aturan-aturan terbaru mulai diberlakukan satu di antaranya pelonggaran pembelajaran tatap muka (PTM) yang mulai diperbolehkan tak terkecuali yang berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag).

Saat dikonfirmasi, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tegal Sukarno menuturkan, pihaknya berpedoman pada instruksi mendagri (Imendagri) nomor 30 tahun 2021. 

Selain Imendagri, Sukarno juga berpedoman pada Surat Edaran Dirjen Pendidikan Islam nomor B-2459/DJ.l/Dt.l.l/PP. 00/08/2021 tentang penyelenggaraan pembelajaran di Madrasah tahun pelajaran 2021/2022 pada masa PPKM Covid-19.

Maka, sejak diterbitkannya surat edaran tersebut pada Selasa (10/8/2021) kemarin, madrasah di bawah naungan Kemenag Kabupaten Tegal mulai RA, MI, MTs, dan MA/MAK diperbolehkan melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan beberapa persyaratan yang wajib dipenuhi.

Setelah semua persyaratan terpenuhi, maka pihak sekolah/madrasah baru bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka.

"Karena Kabupaten Tegal masuk kategori PPKM level 3 maka sudah mulai diperbolehkan melakukan PTM, namun dengan beberapa syarat yang wajib dipenuhi. Sehingga pembelajaran mulai kapan bergantung masing-masing sekolah apakah sudah memenuhi persyaratan atau belum. Intinya kami berpedoman pada Imendagri nomor 30 tahun 2021 dan SE Dirjen Pendidikan Islam," terang Sukarno, pada Tribunjateng.com, Rabu (11/8/2021).

Dalam Imendagri tersebut terdapat beberapa poin aturan baru, satu di antaranya mengenai pelaksanaan pembelajaran di area PPKM level 3.

Untuk pelaksanaan pembelajaran di wilayah yang masuk PPKM level 3 bisa melalui pembelajaran tatap muka terbatas atau pembelajaran jarak jauh.

Bagi satuan pendidikan yang melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas, dilaksanakan dengan kapasitas maksimal 50 persen kecuali untuk SDLB, MILB, SMPLB, SMLB, dan MALB, maksimal 62 - 100 persen dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal lima siswa per kelas.

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved