Breaking News:

Berita Nasional

Naik Pesawat Tak Wajib Tes PCR, Boleh Swab Antigen, tapi Hanya Berlaku yang Sudah Vaksin Penuh

Naik Pesawat Tak Wajib Tes PCR, Boleh Swab Antigen, tapi Hanya Berlaku yang Sudah Vaksin Penuh. vaksin dua dosis

Editor: yayan isro roziki
AFP
Ilustrasi pesawat terbang Boeing 737-500(AFP/MAURICIO LIMA) 

TRIBUNPANTURA.COM, JAKARTA - Calon penumpang pesawat terbang kini tak lagi wajib menunjukkan hasil tes PCR negatif negatif Covid-19.

Melainkan, calon penumpang boleh mengganti hasil tes negatif Covid-19 dengan swab antigen.

Namun, kelonggaran persyaratan boleh mengganti hasil tes PCR menggunakan hasil tes swab antigen ini, hanya berlaku untuk mereka yang telah divaksin secara penuh atau sudah disuntik dua dosis vaksin Covid-19.

Aturan tersebut adalah penyesuaian dalam perpanjangan PPKM Level 4 di Jawa dan Bali terhitung sejak 10 hingga 16 Agustus 2021.

Perubahan kali ini adalah masyarakat tak lagi perlu menunjukkan hasil negatif Covid-19 menggunakan tes PCR sebagai syarat naik pesawat, namun cukup dengan hasil negatif antigen Covid-19 24 jam terakhir.

Kebijakan itu tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

"Untuk perjalanan dengan pesawat udara antar kota atau kabupaten di dalam Jawa Bali dapat menunjukkan hasil negatif antigen (H-1) dengan syarat sudah memperoleh vaksinasi dosis kedua," bunyi aturan tersebut.

Namun, bagi masyarakat yang baru melaksanakan vaksinasi Covid-19 dosis pertama, tetap harus menunjukkan hasil negatif tes Covid-19 PCR.

Tes tersebut dilakukan maksimal h-2 sebelum keberangkatan.

"Hasil negatif PCR H-2 jika baru memperoleh vaksin dosis 1," bunyi aturan itu.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved