Berita Semarang

Vaksinasi Pelajar di Semarang Baru Capai 13,6 Persen, Hakam: Sasarannya 200.000 Anak

Vaksinasi Pelajar di Semarang Rendah Baru Capai 13,6 Persen, Hakam: Sasarannya 200.000-an Anak. capaian vaksinasi pelajar dan anak semarang

Penulis: budi susanto | Editor: yayan isro roziki
TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI
Ilustrasi tenaga kesehatan menunjukan vaksin yang siap disuntikkan ke penerima. 

Capaian vaksinasi pelajar di Kota Semarang baru 13,6 persen dari sasaran. Kepala Dinkes Semarang, Abdul Hakam, menyebut sasaran vaksinasi pelajar di Kota Lumpia sekitar 200.00 anak.

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Vaksinasi untuk pelajar berusia 12 tahun - 18 tahun di Kota Semarang terus digenjot.

Hal itu untuk mendukung segera dilakukannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Data dari Dinkes Kota Semarang, vaksinasi bagi pelajar baru berjalan kurang dari 15 persen.

Dikatakan Abdul Hakam, Kepala Dinkes Kota Semarang, target pelajar berusia 12 tahun plus di Kota Semarang hampir mencapai 200 ribu orang.

“Beberapa kali kami melakukan vaksinasi untuk pelajar, prosentase yang sudah divaksin pada kisran 13,6 persen dari sasaran,” katanya, Rabu (11/8/2021).

Hakam menerangkan, jika dihitung 13,6 persen pelajar yang divaksin di angka 21.059 orang.

“Jumlahnya 21 ribu lebih, kalau targetnya hampir 200 ribu."

"Nanti kalau vaksin sudah didistribusikan pastinya akan digelar kembali vaksinasi bagi pelajar,” tuturnya.

Terpisah beberapa orang tua murid di Kota Semarang menunggu dibuka kembali vaksinasi untuk para pelajar.

Seperti diungkapkan oleh Fahmi, warga Gunungpati, Kota Semarang.

Fahmi berujar, vaksinasi untuk pelajar harusnya segera dimulai, agar para pelajar bisa segera mengikuti PTM.

“Anak saya belum mengikuti vaksinasi, soalnya vaksinasi digelar hanya di beberapa tempat,” katanya.

Ditambahkannya, harusnya vaksinasi pelajar jadi prioritas, dan digelar di setiap kelurahan.

“Kalau bisa digelar di keluarahan, jadi semua pelajar bisa mengikuti. Kalau hanya dipusatkan di sekolah yang ada di pusat kota pastinya untuk pelajar yang tinggal jauh ya repot,” tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved