Breaking News:

Berita Slawi

Siap Datangkan 30.000 Dosis, TNI AL Minta Pemkab Tegal Bikin Aplikasi Pendaftaran Vaksinasi Online

Siap Datangkan 30.000 Dosis Vaksin, TNI AL Minta Pemkab Tegal Bikin Aplikasi Pendaftaran Vaksinasi secara online

Tribunpantura.com/Hermawan Handaka
Wadirlat Armada Jaya XXXIX/2021 Brigjen TNI (Mar) Suherlan saat meninjau vaksinasi yang dipusatkan di Puskemas Karimunjawa merupakan rangkaian dari Latihan latihan lanjutan Armada Jaya XXXIX/2021 yang melibatkan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI AL (Kodiklatal), Komando Armada (Koarmada) II, serta Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspernebal), Jumat (13/8/2021). Kegiatan vaksinasi dilaksanakan selama dua hari dari Jumat (13/8/2021) hingga Sabtu (14/8/2021). Selain vaksinasi warga juga mendapatkan sembako gratis. 

Menurutnya, hal ini akan membantu meningkatkan capaian vaksinasi Kabupaten Tegal yang terbilang rendah di Jawa Tengah.

Dari 1,59 juta penduduk Kabupaten Tegal, 1,22 juta orang di antaranya adalah kelompok sasaran vaksinasi Covid-19. 

“Dari 1,22 juta kelompok sasaran vaksinasi tersebut, baru 11,96 persennya saja yang sudah mendapatkan suntik vaksin pertama dan 7,03 persen untuk vaksin dosis kedua,” kata Joko.

Ditemui usai rapat, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal Hendadi Setiaji mengungkapkan, jika program Serbuan Vaksin dari TNI AL tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 25-26 Agustus 2021 mendatang. 

Untuk mengefektifkan pelaksanaannya, pihaknya tengah mempertimbangkan tiga tempat yang berbeda untuk vaksinasi. 

Pertama, di kawasan GOR Trisanja yang diperuntukkan bagi peserta dari Kecamatan Slawi, Adiwerna, Talang Dukuhwaru, Pangkah, Jatinegara, Lebaksiu, Kedungbanteng, Pagerbarang, dan Dukuhturi.

Kedua, di Kalibakung yang akan melayani peserta dari Kecamatan Balapulang, Bumijawa, Bojong, dan Margasari. 

Sedangkan ketiga, di Larangan akan melayani peserta dari Kecamatan Warureja, Suradadi, Kramat, dan Tarub.

Ditanya soal pendaftaran program vaksinasi ini, Hendadi menuturkan jika pihaknya bersama Diskominfo sedang mempersiapkan metode pendaftarannya. 

“Kita masih merancang mekanisme pendaftaran online-nya dan ini perlu waktu, termasuk mengakomodir warga yang tidak bisa mendaftar online untuk dihimpun secara kolektif lewat rukun tetangga atau rukun warga. Untuk kepastiannya akan kita sampaikan lebih lanjut,” jelas Hendadi. (dta) 

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved