Breaking News:

Berita Tegal

Tegal Saksi Sejarah Berdirinya Korps Marinir TNI AL, Banyak Lahirkan Tokoh Besar

Tegal, Jawa Tengah, menjadi saksi perkembangan sejarah Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL). 

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: muh radlis
TRIBUN PANTURA/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Monumen perjuangan TNI AL di Desa Kalibakung, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal. 

TRIBUNPANTURA.COM, TEGAL - Tegal, Jawa Tengah, menjadi saksi perkembangan sejarah Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL). 

Di daerah pesisir utara Jawa Tengah ini lahir Korps Marinir TNI AL, pada 15 November 1945.

Mereka menjadi basis perjuangan dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia saat terjadinya agresi militer Belanda. 

Keberedaan TNI AL di Tegal juga menjadi awal penataan kelembagaan yang lebih terstruktur, baik kemiliteran maupun pendidikan.

Bahkan dulunya pernah ada sekolah perwira AL. 

Banyak tokoh-tokoh yang lahir dari Korps Marinir TNI AL di Tegal, di antaranya Laksamana TNI RE Martadinata, Laksamana Muda TNI Yos Soedarso, Laksamana Muda TNI Agoes Soebekti, Letnan Jenderal TNI Ali Sadikin, dan Kolonel Darwis Djamin. 

Sejarawan Pantura, Wijanarto mengatakan, Korps Marinir AL bermula dari berdirinya Badan Keamanan Rakyat atau BKR Laut setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia, pada Agustus 1945.

Para anggotanya saat itu merupakan sukarelawan dari alumni siswa sekolah pelayaran laut yang saat ini bernama Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Tegal.

Sekolah tersebut sudah ada sejak zaman penjajahan Jepang. 

Mereka bersama-sama dengan badan kelaskaran lainnya membentuk BKR Laut. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved