Breaking News:

Berita Nasional

Pesawat Citilink Terbang PP Indonesia - Amerika, Angkut 176 Ventilator Bantuan dari AS

Pesawat Citilink Terbang PP Indonesia - Amerika, Angkut 176 Ventilator Bantuan dari AS

Penulis: faisal affan | Editor: yayan isro roziki
Dok Citilink
Kedatangan pesawat Citilink usai membawa peralatan ventilator sebanyak 176 unit dari Amerika Serikat. Kedatangan bantuan ventilator tersebut juga disambut oleh Menteri BUMN RI Erick Thohir, Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Sung Yong Kim, Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, serta perwakilan Kementerian Luar Negeri RI dan Direksi Citilink. 

Maskapai Citilink Bawa Bantuan 176 Ventilator Dari Amerika Serikat

TRIBUNJATENG.COM, CENGKARENG - Maskapai penerbangan Citilink melakukan penerbangan langsung Indonesia-Amerika Serikat Pergi Pulang (PP), guna mengangkut bantuan alat kesehatan berupa 176 unit ventilator.

Beserta perlengkapannya yang didatangkan dari New York melalui Newark Liberty International Airport, Amerika Serikat.  

Penerbangan dengan misi kemanusiaan ini merupakan bentuk sinergi antara Citilink, Kementerian BUMN melalui Yayasan BUMN, Kementerian Luar Negeri RI, Kementerian Kesehatan RI, dan Pemerintah Kota New York. 

Kedatangan pesawat ini juga disambut oleh Menteri BUMN RI Erick Thohir, Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Sung Yong Kim, Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, serta perwakilan Kementerian Luar Negeri RI dan Direksi Citilink.  

"Pandemi ini membukakan mata betapa kita saling bergantung satu sama lain."

"Solidaritas global menjadi kunci karena tidak ada yang bisa mengatasinya sendirian."

"Pemerintah Indonesia, didukung Kementerian BUMN dan Yayasan BUMN, terus melakukan berbagai upaya dalam penanganan Covid-19."

"Namun mendapatkan dukungan Internasional, bukan tanda ketidakmampuan."

"Karena Pandemi COVID-19 bukan sekedar masalah kesehatan, tapi juga kemanusiaan."

"Justru ini menjadi penyemangat untuk terus melanjutkan upaya terbaik kita untuk menyelamatkan jiwa, dan keluar dari pandemi,” kata Menteri BUMN Erick Thohir.  

Sementara itu, Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Sung Yong Kim menjelaskan bahwa penerbangan ini merupakan peristiwa bersejarah penting dimana pesawat Airbus Citilink yang mengirim ventilator ini adalah penerbangan langsung yang pertama dari Indonesia ke Amerika Serikat setelah lebih dari 20 tahun tidak ada penerbangan langsung.  

“Bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia, Citilink menyelenggarakan penerbangan khusus dengan misi kemanusiaan mengangkut bantuan alat kesehatan dari Pemerintah Kota New York kepada Pemerintah Indonesia melalui Yayasan BUMN."

"Penerbangan ini merupakan bentuk komitmen Citilink dalam membantu percepatan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia,” kata Direktur Utama Citilink, Juliandra.  

Bantuan ventilator tersebut didatangkan dari New York, Amerika Serikat menuju Jakarta, Indonesia melalui penerbangan charter Citilink dengan pesawat jenis Airbus A330-900 NEO dan nomor penerbangan QG 5991 yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pukul 12.28 WIB.  

Ventilator ini selanjutnya akan didistribusikan melalui jaringan rumah sakit BUMN ke wilayah-wilayah yang membutuhkan.  

Juliandra berharap adanya bantuan alat kesehatan ventilator ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Indonesia khususnya meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap alat-alat kesehatan penunjang penanganan pandemi Covid-19.  

Citilink senantiasa menerapkan protokol kesehatan yang ketat di seluruh lini operasional penerbangannya, baik dari pre-, in-, hingga post-flight dengan mengacu pada ketentuan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah untuk dapat memastikan seluruh penerbangan berjalan secara optimal dengan tetap memprioritaskan kesehatan dan keamanan bagi seluruh pelanggan. (*)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved