Breaking News:

Berita Batang

Pemerintah Batasi Pengunjung Haul Syekh Maulana Maghribi, Bupati Batang: Hanya Warga Lokal

13 Muharram yang jatuh pada 22 Agustus 2021 merupakan waktu pelaksanan Haul Syekh Maulana Maghribi.

Penulis: dina indriani | Editor: muh radlis
TRIBUN PANTURA/DINA INDRIANI
Bupati Batang Wihaji. 

TRIBUNPANTURA.COM, BATANG - 13 Muharram yang jatuh pada 22 Agustus 2021 merupakan waktu pelaksanan Haul Syekh Maulana Maghribi.

Pada momentum tahunan tersebut biasanya akan ada ribuan peziarah yang mengunjungi petilasan Syekh Maulana Maghribi yang terletak di kawasan perbukitan Desa Wonobodro, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Bupati Batang Wihaji memperbolehkan masyarakat untuk melakukan ziarah di PPKM level 3 ini namun dengan pembatasan pengunjung dan hanya warga lokal saja.

"Saya sudah putuskan bahwa yang boleh mengunjungi Haul Syekh Maulana Maghribi hanya warga lokal saja, karena masih masa Pandemi Covid-19 yang belum selesai di Kabupaten Batang apalagi kita masih masuk PPKM Level 3 jadi harus tetap waspada dan hati-hati,” tutur Wihaji, Rabu (18/8/2021).

Sementara, untuk masyarakat dari luar daerah tidak boleh datang berkunjung karena ini keputusan yang terbaik agar Pandemi Covid-19 cepat selesai di Kabupaten Batang.

"Saya sudah koordinasi dengan TNI dan Polri untuk mengamankan acara Haul Syekh Maulana Maghribi, monggo khusus hanya untuk warga penduduk Desa Wonobodro tetap menggelar acaranya silahkan, kita tidak melarang," ujarnya.

Wihaji menjelaskan pengamanan akan dilakukan oleh tim gabungan TNI dan Polri juga melibatkan Satpol PP Kabupaten Batang. 

"Mulai hari ini akan ada penyekatan di empat titik yang menuju ke lokasi Desa Wonobodro diantaranya di Kecamatan Wonotunggal, Kecamatan Bandar, Kecamatan Blado, dan Kecamatan Reban. Akan kita berlapis-lapis pengamanannya,” imbuhnya.

Wihaji berharap masyarakat memahami keputusan yang dibuat ini demi kebaikan bersama agar pencegahan Covid-19 di Kabupaten Batang cepat selesai normal kembali.

"Ini untuk kebaikan bersama agar tidak ada kenaikan lagi, meski kasus sudah menurun tetali harus tetap berhati-hati, semoga masyarakat mengerti keputusan yang saya buat ini," pungkasnya.

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved