Breaking News:

Berita Batang

ODGJ di Batang Mulai Disuntik Vaksin Sinofarm

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang mulai melakukan vaksinasi dengan sasaran Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Penulis: dina indriani | Editor: muh radlis
IST
Petugas Kesehatan dari Puskesmas Batang 2 saat melakukan vaksinasi kepada ODGJ, Sabtu (21/8/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, BATANG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang mulai melakukan vaksinasi dengan sasaran Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Berdasarkan data dari Dinkes Kabupaten Batang ada sekitar 400 sasaran difabel karena kecacatan fisik dan mental akan menerima vaksin Sinofarm. 

Kepala Bidang Pemberantasan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Yuli Suryandaru mengatakan vaksinasi bagi ODGJ sudah dilakukan sejak 16 Agustus lalu, dengan vaksin Sinofarm.

“Khusus ODGJ kami gunakan vaksin Sinofarm dengan takaran satu ampul atau dosis hanya untuk satu orang. Saat ini difokuskan ODGJ dulu baru setelah itu vaksinasi untuk difabel karena kecacatan fisik,” jelasnya, Minggu (22/8/2021).

Yuli menjelaskan vaksin Sinofarm fungsinya, namun Sinofarm ini memang diperuntukkan bagi pasien difabel, maka tidak diberikan kepada orang lain.

“Nantinya difabel pun akan menerima dua kali vaksinasi, cuma kemasannya untuk satu orang dan dosis kedua bisa diberikan setelah 21 hari. 

Bedanya dengan vaksin merk lain satu kemasan bisa digunakan untuk 10 orang,” ujarnya.

Kepala Puskesmas Batang, dr. Edi Samiaji mengatakan, vaksinasi secara umum adalah untuk meningkatkan antibody agar kekebalan tubuh ODGJ semakin baik.

“Ketika kekebalan tubuh yang semakin meningkat, menjadi langkah pencegahan awal terhadap penularan Virus Corona. Vaksin yang mereka terima Sinofarm sesuai arahan dari pemerintah,” ujarnya.

Dijelaskannya, sebelumnya petugas kesehatan telah memvaksinasi terhadap 10 ODGJ dan hari ini 9 ODGJ. 

Untuk ODGJ yang disasar ada di Dukuh Sekarsari, Pungkursari, Pasirsari, Pejangkaran, Pekuncen, Sulur, Karangsari dan Kutosari.

“Kami siap melakukan vaksinasi berapa pun yang ditargetkan Dinas Kesehatan,” imbuhnya.

Ia mengharapkan, dengan memberikan vaksin kepada ODGJ ini, untuk meminimalkan penularan Covid-19.

“Kita tahu mungkin ODGJ ini dari prokesnya tidak bisa dikendalikan, makanan pun kurang higienis. Itu menyebabkan rawan terjadinya penularan, semoga vaksinasi ini penularan Virus Corona bisa ditekan,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved