Breaking News:

Berita Regional

Pelaku Industri Otomotif Dorong Pemerintah Perpanjangan Relaksasi PPnBM DTP 100 Persen

Pemberian insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah yang ditanggung pemerintah (PPnBM DTP) 100% untuk mobil berkapasitas hingga 1.500 cc

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: muh radlis
IST
Truk pengangkut kendaraan baru dari pabrik melintas di Kawasan Sunter, Jakarta, Sabtu (21/8/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Pemberian insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah yang ditanggung pemerintah (PPnBM DTP) 100% untuk mobil berkapasitas hingga 1.500 cc dinilai sangat positif dan layak dilanjutkan.

Program ini dinilai menjadi "game charger", sebab mampu membangkitkan industri otomotif yang mati suri akibat pandemi Covid-19.

Seperti dikatakan Menteri Keuangan Sri Mulyani, insentif ini untuk meningkatkan konsumsi masyarakat dan memulihkan sektor otomotif.

"Insentif PPnBM tersebut tidak hanya mendorong penerimaan negara, namun juga menjaga keseimbangan pembebanan pajak," kata Sri Mulyani.

Relaksasi PPnBM DTP 100% sendiri telah dikeluarkan Menteri Keuangan pada Maret 2021 untuk segmen ≤1.500 cc kategori sedan dan 4x2 yang memiliki local purchase paling sedikit 70 persen. Insentif ini awalnya berlaku hingga Juni, namun diperpanjang hingga 31 Agustus 2021.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), program relaksasi itu mampu mendongkrak penjualan retail mobil per bulan naik 39%, dari 51.000 unit per bulan pada Januari-Februari 2021 menjadi 70.000 unit per bulan pada Maret-Juli 2021.

Sedangkan, penjualan wholesale meningkat 40% dari 51.000 unit di Januari-Februari 2021 menjadi 72.000 unit di Maret-Juli 2021.

Pelaku industri otomotif menilai, insentif PPnBM DTP 100% itu sangat positif bagi industri dan konsumen.

Chief Executive Officer (CEO) PT Astra International Tbk-Daihatsu Sales Operation (DSO/Astra Daihatsu) Supranoto di Jakarta, Jumat (20/8/2021), menyebutkan, program tersebut telah menaikan penjualan retail mobil Daihatsu yang mendapatkan fasilitas ini sebesar 152% pada Maret-Juli 2021 dibandingkan Januari-Februari 2021.

Di mana pada Januari-Februari 2021 hanya terjual 2.197 unit naik menjadi 3.835 unit di Maret-Juli 2021.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved