Breaking News:

Berita Slawi

Terlanjur Kulak 1 Kuintal Alpukat Pedagang Kecela, Simulasi Pembukaan Guci Hanya untuk Petugas

Belum Ada Kejelasan dari Kemendagri soal pembukaan objek wisata ppkm level 3, Simulasi Pembukaan Objek Wisata Guci Hanya untuk Petugas pedagang kecele

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: yayan isro roziki
Tribunpantura.com/Desta Leila Kartika
Simulasi pembukaan daya tarik wisata (DTW) Guci Kabupaten Tegal secara bersyarat dan terbatas, Senin (23/8/2021). Simulasi hanya diperuntukkan bagi petugas, tak ada warga maupun wisatawan yang diizinkan masuk. Pedagang yang sudah terlanjur antusias mendengar kabar simulai pembukaan objek wisata jadi kecele. 

Pedagang buah di Guci kecele, lantaran simulasi pembukaan objek wisata tersebut hanya untuk petugas. Padahal, ia sudah senang mendengar kabar itu, sehingga kulakan 1 kuintal buah alpukat untuk persiapan dijual ke pengunjung Guci.

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI - Hingga saat ini belum ada kejelasan dari Kementrian dalam Negeri (Kemedagri) ihwal boleh atau tidaknya daerah yang masuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 untuk mulai membuka objek wisata.

Karena itu, simulai pembukaan objek wisata Guci yang dilangsungkan pada Senin (23/8/2021) hanya diperuntukkan bagi petugas di objek wisata andalan Kabupaten Tegal tersebut.

Tak ada pengunjung umum atau wisatawan yang diperbolehkan masuk ke area objek wisata saat simulasi berlangsung.

Turut hadir mamantau berlangsungnya simulasi, Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Tegal Saidno, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tegal Suharinto, Kepala UPTD Pengelolaan Objek Wisata Ahmad Abdul Hasib, Kapolsek Bumijawa, Danramil, perwakilan dari Dinas Perhubungan, dan lain-lain.

Adapun pada simulasi kali ini, diperlihatkan peran masing-masing petugas jika suatu saat wisata mulai boleh dibuka untuk umum.

Dimulai saat pengunjung baru sampai, ada petugas yang mengecek suhu tubuh, kemudian jika suhu tubuh aman lanjut ke bagian petugas pengecekan vaksin, setelah itu lanjut ke petugas pembayaran retribusi non tunai (QRIS), dan pengunjung baru bisa masuk area wisata.

"Intinya saat simulasi pengunjung belum diperbolehkan masuk karena yang melaksanakan petugas."

"Tujuannya ketika nanti sudah mendapat izin atau ada aturan yang memperbolehkan wisata Guci buka, maka semuanya sudah siap dengan tugas masing-masing," ujar Saidno, pada Tribunpantura.com.

Saidno menegaskan, setelah dilaksanakan simulasi bukan bearti wisata Guci langsung bisa dibuka untuk umum. 

Karena misalpun dibuka masih dengan persyaratan dan sangat terbatas.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved