Breaking News:

Berita Kendal

Profil dan Sosok Rahmatika Hendrianabila, Paskibraka di Istana Merdeka Asal SMAN 1 Boja Kendal

Profil dan Sosok Rahmatika Hendrianabila, Siswi SMAN 1 Boja Kendal Paskibraka di Istana Merdeka

Penulis: Saiful Masum | Editor: yayan isro roziki
Tribunpantura.com/Saiful Masum
Rahmatika Hendrianabila, siswi SMAN 2 Boja, Kabupaten Kendal, yang menjadi satu di antara dua perwakilan Jateng untuk menjadi bagian dari Paskibraka yang bertugas pada upacara HUT Kemerdekaan ke-76 RI, di Istana Merdeka, Jakarta, pada 17 Agustus 2021 kemarin. 

"Semua yang dilakukan di sana teratur. Mulai makan latihan hingga istirahat."

"Awalnya deg-degan, kemudian mengalir begitu saja," ujarnya. 

Nabila mengaku nervous sehari menjelang tugasnya dilaksananakan.

Pada malam 17 Agustus, ia tidak bisa tidur karena takut tidak bisa bangun pukul 01.00.

Katanya, semua peserta harus mengikuti make up sejak dini hari agar paginya sudah siap semua.

 Nabila pun diplot menjadi Tim A Pengibar Bendera bersama 33 teman lainnya. 

Nabila masuk di pasukan 17, berposisi di baris kedua dari depan. 

"Pengumuman pembawa baki Bendera Merah Putih pagi itu pukul 06.00."

"Langsung yang tim A pagi hari, dan tim B sore hari," tuturnya.

Ditanya soal perasaannya saat itu, Nabila tak bisa mengungkapkannya dalam kata-kata. 

Ia hanya ingin memberikan yang terbaik untuk Indonesia dan keluarganya dengan menjadi bagian dari tim Paskibraka nasional.

Pesan Khusus dari Orangtua

Sebelum pulang ke Jawa Tengah, Nabila mengaku beberapa kali mengikuti tes swab Covid-19.

Dia pulang dari Jakarta pada 21 Agustus setelah menjalani beberapa hari karantina.

Sebelum menunaikan tugasnya, Nabila mendapatkan pesan khusus dari orangtua.

Ia dikuatkan oleh kata-kata ibundanya agar tetap menjaga kesehatan selama bertugas. 

Selain itu, orangtuanya berpesan agar fokus pada apa yang menjadi tugas dan tanggungjawab tim Paskibraka, tanpa harus memikirkan keluarga di Kendal sementara waktu.

Pesan itu selalu diingat Nabila untuk menampilkan kemampuan terbaiknya bersama 68 pelajar dari 34 provinsi di Indonesia. 

"Perasaan saat ini pasti lega. Saya juga gak nyangka dapat sambutan dari keluarga saya di SMAN 1 Boja."

"Saya pulang disambut kelurga, mamah nangis. Semoga ke depan bisa terus memberikan yang terbaik," harapnya. (Sam)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved